Kabar Terbaru Pembentukan Satpol PP Syariah

Jumat, 31 Maret 2017 – 01:04 WIB
Ilustrasi. Foto: Radar Banjarmasin/JPNN

jpnn.com, BANJARMASIN - Pembentukan satpol PP unit syariah di Banjarmasin dipastikan gagal terealisasi tahun ini.

Pasalnya, anggaran Satpol PP dan Damkar Kota Banjarmasin hanya Rp 11 miliar. Nominal tersebut diprediksi hanya cukup sampai Juni mendatang.

BACA JUGA: Ketika Orang Ketiga Hadir dalam Rumah Tangga...

Padahal, Satpol PP Kota Banjarmasin berencana membentuk unit syariah sejak tahun lalu.

Tak hanya itu, sebanyak 20 anggota satpol perempuan sudah direkrut akhir tahun lalu untuk menempati unit syariah.

BACA JUGA: Perda Toko Swalayan Akhirnya Digugat

Bahkan, mereka sudah diseleksi dan dilatih secara khusus, terutama pada bidang syariah.

Mereka diwacanakan diberi seragam khusus. Misalnya, menggunakan hijab dan seragam yang tak terlalu ketat.

BACA JUGA: Mentan: Mau Menderita Kemudian atau Sukses Kemudian?

Kasatpol PP dan Damkar Kota Banjarmasin Hermansyah mengatakan, pihaknya terpaksa membantalkan pembentukan unit syariah karena anggaran terbatas.

"Dana untuk operasional anggota satpol PP unit syariah tidak bisa dianggarakan," ujar Hermansyah.

Selain karena anggaran di satpol PP dan Damkar yang minim, tidak ada aturan khusus yang mengatur mengenai satpol PP unit syariah tersebut.

Padahal, satpol PP syariah sudah dipersiapkan untuk mengawal program Magrib Mengaji yang telah digagas Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina.

Akibat kondisi tersebut, pengawasan terhadap kalangan remaja dan program Magrib Mengaji terpaksa kembali dilakukan oleh tim reguler.

Sedangkan puluhan personel yang direkrut telah diarahkan untuk melengkapi anggota di regu-regu yang sudah lama terbentuk. (eka)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tunggu Anak, Ibu Telantar 15 Tahun di Jalanan


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler