Kabar Terbaru Tentang Luka 3 Balita Korban Bom Samarinda

Selasa, 15 November 2016 – 13:56 WIB
Salah satu balita korban bom. Foto: Prokal/JPNN

jpnn.com - SAMARINDA – Teror bom molotov di Gereja Oikumene, Samarinda, Minggu (13/11) merenggut nyawa Intan Olivia Marbun.

Bocah 2,5 tahun itu dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Awsyahranie, Senin (14/11) kemarin.

BACA JUGA: Setahun Jadi Pecandu Sabu-sabu, Kepala BPN Diciduk Polisi

Selain Intan, tiga balita juga menjadi korban aksi terkutuk itu.

Mereka ialah Alvaro Aurelius Tristan Sinaga (4), Anita Kristobel Sihotang (2), dan Triniti Hutahaya (3).

BACA JUGA: Terkutuk! Cucu Celurit Leher Kakek Sampai Nyaris Putus

Alvaro dan Anita masih dirawat di RSUD Inche Abdoel Moeis, Samarinda.

Sementara itu, Triniti masih terbaring di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda.

BACA JUGA: Ridwan Kamil Instruksikan Bongkar Bangunan Penyebab Banjir

Kepala Humas RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda dr Muhammad Febian Satrio mengatakan, Triniti masih berjuang melawan sakit.

“Triniti sadar namun dalam pengawasan ketat. Kami terus melakukan perawatan, tidak bisa dijenguk, hanya keperluan perawatan yang boleh diizinkan. Orang tua juga diberikan jatah waktu terbatas. Semua demi kesembuhannya,” papar dia.

Triniti masih berjuang seorang diri di ruang PICU.

“Kami masih melakukan perawatan intensif yang terbaik untuk pasien. Termasuk juga dua pasien lainnya, Alvaro dan Anita sudah mendapat rekomendasi untuk dilakukan perawatan di rumah sakit kami. Karena ini kasus yang sama, maka ada baiknya perawatan disatukan saja agar lebih mudah pemantauannya,” imbuhnya.

Di sisi lain, Alvaro dan Anita sedang menjalani operasi saat awak Kaltim Post menyambangi RSUD Inche Abdoel Moeis.

Salah satu anggota keluarga Alvaro, Heber Arif Nando Sagala, mengatakan bahwaa tindakan tersebut dilakukan karena terjadi pembengkakan akibat luka bakar.

“Dokter bilang tindakan ini harus segera dilakukan saat kondisi pasien mulai stabil. Setelah ini masih ada beberapa operasi susulan. Kami hanya berharap yang terbaik untuk Alvaro,” jelasnya. (dra/aim/him/fel/riz/rom/k15/jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Astaga, Mau Mengurus KK Malah Dipungli Rp 3 Juta


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler