Kabar Terkini soal Mobil Berpelat TNI Angkut Logistik Relawan Prabowo - Sandi

Minggu, 24 Maret 2019 – 00:38 WIB
Mobil berpelat nomor Mabes TNI yang memasok logistik untuk acara relawan pendukung Prabowo Subianto - Sandiaga S Uno di Bogor. Foto: Twitter.

jpnn.com, JAKARTA - Mabes TNI memastikan tidak ada pelanggaran terkait penggunaan mobil berpelat dinas ketentaraan untuk mengangkut logistik bagi relawan pendukung Prabowo Subianto - Sandiaga S Uno. Sebab, tidak ada tentara aktif ataupun mobil iventaris TNI yang dipakai untuk kegiatan itu.

Kabidpenum Puspen TNI Letkon Inf Abidin Tobba mengatakan, Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI telah menyelidiki mobil Pajero Sport pengangkut logistik untuk pendukung Prabowo - Sandi sebagimana rekaman video yang viral. "Tidak ditemukan indikasi keterlibatan prajurit TNI dalam kasus ini," ujarnya melalui keterangan tertulis, Sabtu (23/3).

BACA JUGA: Kata Timses soal Mobil Pelat TNI Angkut Logistik Prabowo - Sandiaga

Baca juga:

Viral, Mobil Berpelat TNI Bawa Logistik untuk Acara Relawan Prabowo - Sandi

BACA JUGA: Penjelasan Mabes TNI soal Mobil Dinas Angkut Logistik Relawan Prabowo - Sandi

Kabar Terkini soal Mobil Berpelat TNI Angkut Logistik Relawan Prabowo - Sandi

Abidin menjelaskan, mobil Pajero berpelat nomor dinas TNI 3005-00 yang digunakan untuk mengangkut logistik relawan Prabowo - Sandi itu milik seorang purnawirawan yang telah pensiun pada 2001. Purnawirawan itu berinisial RAT.

BACA JUGA: Viral, Mobil Berpelat TNI Bawa Logistik untuk Acara Relawan Prabowo - Sandi

"Pada saat pensiun yang bersangkutan mengembalikan mobil dinas. Namun pelat nomor dinasnya tetap dipegang yang bersangkutan," katanya.

Lebih lanjut Abidin mejelaskan kronologis mobil berpelat TNI yang mengangkut logistik relawan Prabowo-Sandi. Menurut dia, RAT pada Kamis lalu (21/3) memerintahkan sopirnya yang berinisial L membeli nasi bungkus.

Selanjutnya, RAT menyuruh L mengantar nasi bungkus itu ke Gedung Padjadjaran, Bogor. "Awalnya mobil tersebut berangkat dengan menggunakan nomor registrasi sipil, namun karena macet, sopirnya berinisiatif mengganti dengan pelat nomor dinas menuju Gedung Padjadjaran Bogor," ujar Abidin.(jpc/jpg)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Neno Khawatirkan Pencatutan Rekat Indonesia Berimbas ke Prabowo-Sandi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler