Kabinet Dievaluasi, Ganti Menteri Sudah Pasti

SBY Ingatkan Banyak Sahabat Bakal Kecewa

Kamis, 22 September 2011 – 23:03 WIB

JAMBI - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya memastikan untuk segera merombak Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) IIHal ini diungkapkan SBY saat membuka Munas Persatuan Tarbiyah di Jambi, Kamis (22/9) malam.

Selama ini, kata SBY, hampir setiap tahun selalu ada desakan agar dirinya melakukan reshuffle kabinet

BACA JUGA: Buku Antasari Menambah Daftar Pertanyaan Publik

Namun desakan merombak KIB II tidak dilakukan SBY bukan karena takut atau ragu
Sebab, SBY tidak ingin kinerja menteri-menterinya terganggu sehingga mempengaruhi program pemerintah yang telah disusun sebelumnya.

"Saya punya pendirian, pemerintahan ini memiliki masa bakti lima tahun

BACA JUGA: TKI Mati di Arab Saudi, Pemerintah Dituding Cuek Lagi

Saya akan evaluasi dua tahun pertama agar tiga tahun terakhir bisa berjalan efektif," kata SBY.

Karena KIB II bakal genap berusia 2 tahun pada 20 Oktober mendatang, maka SBY menilai sudah waktunya kinerja para menteri dievaluasi
Tujuannya, agar kinerja pemerintahan yang tersisa 3 tahun bisa lebih baik lagi.

"Dengan pola pikir evaluasi separuh jalan, saya mesti mengatakan sekarang saat yang tepat melakukan penataan kembali atas kabinet yang saya pimpin

BACA JUGA: KY Tantang Ketua MA Berdebat Hukum Acara

Karena saya ingin tiga tahun mendatang memiliki kinerja yang baik," tegas SBY.

Lebih lanjut SBY menegaskan, reshuffle yang akan dilakukannya telah didasarkan pada pertimbangan yang rasional, serta merujuk pada kinerja dan integritas para menteriKarenanya, tidak semua menteri akan digantiNamun dipastikan akan ada beberapa nama baru yang mendapat kepercayaan sebagai pembantu SBY di KBI II.

SBY menambahkan, sebenarnya telah banyak yang datang kepadanya baik langsung maupun tidak langsung agar ditunjuk sebagai menteriNamun tentunya ada aturan main yang akan ditetapkan Presiden SBY"Saya harus minta maaf bila nanti banyak yang kecewa kalau keinginannya tidak terpenuhi," kata SBY.

"Saya masih rasakan kemarahan dari sejumlah sahabat, ingin bergabung ke dalam kabinet, tetapi terbatas tempat yang tersediaTidak berarti sahabat tidak memiliki integritas, tapi tempat di kabinet ada batasnya, saya mohon pengertian," tambah SBY.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Nazar Polisikan Dubes RI di Kolombia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler