Kabupaten Anambas Diresmikan

Jumat, 26 September 2008 – 15:43 WIB
TANJUNGPINANG - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto meresmikan pembentukan Kabupaten Kepulauan Anambas di Provinsi Kepulauan Riau sekaligus melantik pelaksana tugas (penjabat) bupatinyaKabupaten baru pecahan dari Natuna yang letaknya di Laut China Selatan itu dikenal sebagai daerah yang kaya minyak dan gas

BACA JUGA: Jaringan Ekstasi LP Cipinang Digulung Polisi

  Adapun acara peresmian dan pelantikan penjabat Bupati KKA digelar di aula gedung Gubernur Kepri di Tanjungpinang, Jumat (26/9) pagi
Melalui Surat Keputusan nomor 131.21-752 Tahun 2008 tanggal 24 September 2008, Mendagri menunjuk asisten I bidang tata praja Pemprov Kepri, Tengku Mukhtaruddin sebagai penjabat Bupati Anambas.   Pada pidato sambutan saat peresmian Kabupaten Kepulauan Anambas serta pelantikan penjabat bupatinya, Mardiyanto mengatakan bahwa kabupaten termuda di Kepri ini letaknya jauh dari jangkauan provinsi ataupun kabupaten induk

BACA JUGA: Yuddy Roadshow Capres,

Anambas justru dekat dan berbatasan dengan negeri lain seperti Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia, serta perairan internasional di Laut Cina Selatan
"Jadi ini penyangga penting bagi kedaulatan negara," ujar Mardiyanto.     Mantan Pangdam IV Diponegoro ini menambahkan, pembentukan Anambas melalui UU Nomor 33 Tahun 2008 itu hendaknya juga semakin mengukuhkan kedaulatan NKRI

BACA JUGA: SBY Juga Harus Legowo

"Terutama dari masuknya kapal-kapal asing yang mengambil sumber daya alam kita tanpa hak," tandasnya.     Terkait kekayaan alam Anambas berupa minyak dan gas, Mardiyanto meminta agar jangan sampai terjadi perebutan antara Anambas dengan Natuna sebagai daerah induk"Daerah ini dikenal memiliki kekayaan migas yang luar biasaJangan sampai ada perselisihan antara daerah induk dengan Anambas karena rebutan wilayah migasKoordinasikan dengan gubernur," cetusnya.     Untuk diketahui, beberapa perusahaan migas kelas dunia seperti British Petroleum, Conoco Philips dan Premier Oil telah lama bercokol dan mengeksplorasi ladang-ladang migas di wilayah laut Natuna yang sebagian kini telah beralih menjadi wilayah AnambasBlok-blok migas potensial yang ditawarkan pemerintah juga berada di wilayah Anambas.(ara/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Saling Serang, Saling Ancam, Saling Lapor


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler