Kader PDI Perjuangan Harus Menguasai Media Digital

Minggu, 06 Agustus 2023 – 22:59 WIB
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat, Wakil Kepala Bidang Pengajaran dan Kurikulum Sekolah Partai PDI Perjuangan I Wayan Sudirta bersama kader muda PDIP saat pembekalan dalam Pelatihan Juru Kampanye Partai Tingkat Nasional untuk Pemilu 2024 di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (5/8/2023). Foto: Humas PDIP

jpnn.com, JAKARTA - Para kader muda PDI Perjuangan akan didorong sebagai juru kampanye dan juru bicara pemenangan partai dalam Pemilu 2024.

Untuk itu, mereka diberikan pelatihan keterampilan komunikasi politik dan mengelola media digital sebagai sarana efektif mendulang suara masyarakat.

BACA JUGA: Wayan Sudirta: PDIP Punya Segudang Konten untuk Kampanye Pemilu 2024

“Peserta pelatihan ini tidak sekadar menjadi jurkam, tetapi juga sebagai jubir pemenangan partai dan Ganjar Pranowo,” ujar Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat.

Hal itu dikatakan Djarot Saiful Hidayat saat memberikan pembekalan dalam Pelatihan Juru Kampanye Partai Tingkat Nasional untuk Pemilu 2024 di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (5/8/2023).

BACA JUGA: Wayan Sudirta DPR Apresiasi Polri Bekerja Cerdas Mengatur Arus Mudik Lebaran 2023

Pelatihan Juru Kampanye Partai Tingkat Nasional untuk Pemilu 2024 digelar di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada 5-6 Agustus 2023.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 kader muda partai dari 32 DPD, Badan, dan Sayap Partai seluruh Indonesia. Dari 100 peserta tersebut terdapat 17 kader perempuan.

BACA JUGA: Wayan Sudirta Apresiasi Kinerja Jaksa Agung Beserta Catatan Evaluatifnya

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan media digital sudah menjadi kekuatan baru dalam menyuarakan kepentingan publik, termasuk dalam kampanye politik.

Oleh karena itu, mau tak mau harus mampu menguasai media digital. Data menunjukkan pengguna platform media sosial di Indonesia pada 2022 sudah mencapai 160 juta orang. Angka itu sekitar 65 persen dari jumlah populasi.

“Saya merinci untuk akun Facebook sebanyak 120 juta, TikTok 113 juta, WhatsApp 112 juta, dan Twitter 24 juta. Jadi, bisa dibayangkan kekuatan media sosial ini untuk kampanye politik,” kata Djarot.

Dia mengingatkan agar para kader muda ini mampu menyampaikan konten-konten kampanye pemenangan partai dan Ganjar Pranowo secara efektif, kreatif.

Namun, juga tetap santun. Namun di satu sisi, tetap menampilkan karakter serta jati diri sebagai kader PDIP.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Bidang Pengajaran dan Kurikulum Sekolah Partai PDI Perjuangan I Wayan Sudirta menjelaskan pada prinsipnya Pelatihan Juru Kampanye Tingkat Nasional ini ditujukan kepada kader muda partai seluruh Indonesia.

Kendati pun, pelatihan kader ini tidak termasuk dalam jenjang pendidikan berjenjang partai namun diharapkan mereka akan menjadi motor penggerak sebagai jurkam dan juru bicara partai di wilayahnya masing-masing.

Oleh karena itu, menurut Wayan Sudirta, kurikulum ini difokuskan pada keteramnpilan dan kemampuan praktik dalam komunikasi politik dan media digital.

“Muara dari perjuangan kader partai saat ini adalah bagaimana partai memenangkan partai dalam memenangkan kontestasi pada Pemilu 2024,” kata Wayan Sudirta yang juga anggota Komisi III DPR RI tersebut.

Meski demikian, Wayan juga mengingatkan kepada para kader muda PDI Perjuangan tentang ucapan Bung Karno bahwa “Menjadi kader partai adalah menjadi mata, otot, dan otak partai. Tanpa kader, partai ibarat orang buta atau orang yang melangkah dalam kegelapan.”

Dengan begitu, menurut Wayan Sudirta, dari Pelatihan Jurkam Tingkat Nasional ini diharapkan dapat membentuk kader yang disiplin, baik disiplin berpikir dan bertindak serta terampil serta memiliki pengetahuan mendalam.

“Khususnya menyangkut ajaran Bung Karno, kiprah Megawati Soekarnoputri, program partai, perkembangan dunia, dan prestasi Ganjar Pranowo,” ujar Wayan Sudirta.

Anggota Komisi III DPR RI ini mengatakan pelatihan oleh Badiklat Pusat PDI Perjuangan ini lebih banyak diisi dengan materi keterampilan komunikasi politik dan digital dengan narasumber seperti Tim 7 untuk Pemenangan Ganjar Pranowo, pakar komunikasi Ari Junaidi, dan Sekretaris Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP) PDI Perjuangan Deddy Sitorus, anggota DPR RI Putra Nababan, dan influencer Thariq Halilintar.(fri/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler