Kadin Minta 1,2 Juta Pelaku Usaha Jakarta Tidak Golput

Senin, 13 Februari 2017 – 22:10 WIB
KADIN. Foto: dok jpnn

jpnn.com - jpnn.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta mengajak 1,2 juta pelaku usaha di Jakarta tidak golput pada pemungutan suara pemilihan Gubernur DKI Jakarta, 15 Februari mendatang.

"Kami mengajak pelaku usaha tidak bepergian liburan, akan tetapi beramai-ramai ke TPS (tempat pemungutan suara) di lingkungan masing masing, memberikan hak suara selaku warga Jakarta," ujar Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang di Jakarta, Senin (13/2).

BACA JUGA: Hiruk Pikuk Pilkada DKI Berkepanjangan Ganggu Bisnis

Imbauan dikemukakan, karena menurut Sarman, semakin banyak masyarakat menggunakan hak suaranya, maka legitimasi dan kepercayaan terhadap siapa pun yang terpilih nantinya, akan semakin kuat.

Selain itu, kepercayaan diri kepala daerah terpilih untuk untuk membangun Jakarta nantinya juga juga akan semakin baik.

BACA JUGA: Bawaslu DKI Endus Money Politic di Dua Wilayah Ini

"Termasuk membangun perekonomian, walau pun dalam debat paslon yang diselenggarakan KPU DKI Jakarta, para pelaku usaha kurang puas. Sebab isu pembangunan ekonomi Jakarta tidak terjawab," ucap Sarman.

Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta ini memersilahkan para pelaku usaha memilih pasangan calon, sesuai hati nurani yang diyakini mampu menjawab tantangan dan permasalahan kota Jakarta.

BACA JUGA: KPU DKI Terpaksa Hancurkan 22 Ribu Surat Suara

Khususnya, calon yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Jakarta sebagai kota jasa.

"Tidak perlu ada yang dikawatirkan, kami sangat meyakini bahwa Pilkada DKI akan berlangsung aman, tertib dan lancar.

Kami sangat percaya aparat Polri dan TNI mampu mendeteksi segala gangguan yang akan terjadi selama proses pencoblosan berlangsung," tutur Sarman.

Sarman juga mengingatkan seluruh pihak, aktivitas bisnis di Jakarta sangat sensitif dengan isu keamanan.

Karena itu dia juga berharap, seluruh elemen masyarakat turut serta ambil bagian menjaga dan menciptakan kondusivitas kota Jakarta.

"Kepada paslon gubernur, tim sukses, simpatisan serta partai pengusung, agar menghormati nilai nilai demokrasi, dapat menerima dengan legowo apa pun hasilnya nanti. Ingat, pilkada DKI menjadi barometer bagi daerah lain. Maka kedewasaan dalam menerima hasil menjadi sebuah yang harus ditularkan ke yang lain," pungkas Sarman.(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Timses Ahok-Djarot Serahkan Rp 1,7 Miliar ke Negara


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Pilkada DKI   Kadin  

Terpopuler