Kadin Teken MoU dengan IMI-PRSI untuk Akselerasi Prestasi Olahraga Indonesia

Jumat, 17 Desember 2021 – 17:45 WIB
MoU antara Kadin dengan IMI dan PRSI untuk akselerasi prestasi olahraga Indonesia di pentas internasional. Foto: Dok. Kadin

jpnn.com, JAKARTA - Bertujuan untuk terus mendukung kemajuan di sektor olahraga Indonesia, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) hadir di tengah-tengah masyarakat dengan melakukan kerja sama terhadap beberapa induk cabang olahraga.

Bertempat di Menara Kadin, Jakarta Selatan pada Jumat (17/12), Kadin melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI), tentang sinergitas program pengembangan industri dan usaha olahraga dan kendaraan bermotor di Indonesia.

BACA JUGA: SS Terancam Tua dan Mati di Penjara

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid dan Ketua IMI yang juga merupakan Ketua MPR Bambang Soesatyo.

MoU ini berlaku selama tiga tahun, terhitung sejak tanggal ditandatangani dan dapat diperpanjang atas persetujuan tertulis para pihak.

BACA JUGA: Kadin Dorong Dirut PLN Konsisten dalam Pemanfaatan EBT

Selain itu, MoU ini juga mendorong dan memfasilitasi para pengusaha untuk berinvestasi di sektor industri penunjang, sarana dan prasarana olahraga otomotif di Indonesia, sekaligus merumuskan strategi pengembangan industri olahraga dan kendaraan bermotor di Indonesia.

Arsjad Rasjid mengatakan jika industri olahraga dibeberapa negara maju, sudah menjadi salah satu dari lima besar industri yang turut serta memutar roda perekonomian negara.

Hal tersebut dibuktikan dari berbagai data di global market, bahwa terlepas dari pandemi yang membuat industri olahraga secara global menurun hingga 15.4 persen, namun kenaikan market secara global diprediksi hingga 600 Miliar dolar Amerika di tahun 2025.

"Dalam industri olahraga sendiri, selalu terbagi menjadi dua sisi berdasarkan segmentasi pasar, yaitu posisi olahraga tersebut sebagai participatory sports atau olahraga yang dilakukan sebagai hobi, rekreasi, sekaligus sebagai spectator sports atau olahraga sebagai tontonan dan hiburan," tutur Arsjad Rasjid.

"Setelah adanya pandemi, lebih dari 70% market di industri olahraga, tersegmentasi ke dalam participatory sports. Yang mana kita tahu bahwa otomotif, memiliki sisi olahraga sebagai hobi dan rekreasi yang sangat kuat," sambungnya.

Selain melakukan MoU dengan IMI, Kadin pun melakukan hal yang sama dengan Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI).

Penandatangan kembali dilakukan oleh Ketua Kadin Arsjad Rasjid dan Ketua PB PRSI Anindya Novyan Bakrie.

MoU dengan PRSI ini bertujuan untuk perlunya bersama-sama melakukan akselerasi prestasi olahraga akuatik menuju prestasi dunia, melalui perhatian dan dukungan dunia usaha dalam bentuk fasilitasi dukungan dana kepada pembinaan prestasi atlet olahraga akuatik.

Lebih lanjut, Arsjad Rasjid yang merupakan jebolan University of Southern California itu mengatakan Kadin menyadari bahwa tanggung jawab dan peran Federasi sangatlah berat yaitu pembinaan atlet menuju Prestasi. Sehingga dirinya menyadari jika hal tersebut harus didukung fasilitas, infrastruktur, serta branding atau presence media dari olahraga itu sendiri kepada publik.

"Kadin hadir menjadi mitra bagi National Federation (NF) dalam hal ini IMI dan PRSI, untuk dapat berkolaborasi menggarap industri olahraga dalam segmentasi participatory sports," ucapnya.

"Kadin akan bergerak bersama dengan IMI dan PRSI untuk memaksimalkan kekuatan domestik dalam hal penyediaan peralatan olahraga, fasilitas, dan inisiasi event-event olahraga. Hal ini diharapkan akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam otomotif dan renang, yang kemudian dapat menunjang pasar industri olahraga Indonesia ke depannya," kata Arsjad. (rhs/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Kadin   IMI   PRSI   Arsjad Rasjid   Olahraga   Indonesia  

Terpopuler