Kalau Satpol PP Razia Kamar Kos Lantas Pintu Dikunci dari Dalam, Itu Tanda…

Jumat, 05 April 2019 – 14:30 WIB
Petugas Satpol PP menggiring seorang wanita yang tertangkap basah sedang 'ngamar'. Foto: Cecep Nacepi/Radar Cirebon

jpnn.com, KEDIRI - Satpol PP Kota Kediri memergoki empat pasangan bukan suami istri di sejumlah tempat kos di Kelurahan Bandarkidul, Kecamatan Mojoroto, Selasa (2/4) malam.

Keempat pasangan yang terkena razia itu adalah AM, 31, laki-laki, dan QN, 23, perempuan. Keduanya berasal dari Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung. Kemudian, pasangan AG, 31, pria asal Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, dan DW, 30, perempuan asal Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

BACA JUGA: Tukang Sayur Pembacok Anggota Satpol PP Berhasil Dibekuk Polisi

Dua pasangan lain berinisial DW, 33, pria, dengan perempuan berinisial DD, 19, asal Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Sedangkan pasangan terakhir, pria berinisial NN, 17, dengan perempuan, AA, 16, dari kecamatan yang sama, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.

BACA JUGA: Anak Buah Bu Risma Dibacok Pedagang Sayur di Pasar, Craass!

“Empat pasangan yang terjaring, ada satu masih duduk di bangku sekolah,” ujar Nur Khamid, Kabid Tramtibum Satpol PP Kota Kediri.

Dia menjelaskan, dari satu regu yang terdiri atas 16 petugas menyisir ke beberapa titik yang dianggap rawan gangguan ketenteraman dan ketertiban umum (tramtibum). Selain patroli ke warung kopi untuk menekan angka peredaran minuman keras (miras), petugas menyasar rumah kos.

BACA JUGA: Ngamuk, Tukang Sayur Bacok Anggota Satpol PP

BACA JUGA: 7 Fakta Kasus Guru Honorer Ganteng di Kediri Dimutilasi

Di tempat itu kerap dilaporkan oleh warga sering terjadi tindak asusila. “Laporan awal dari warga menjelaskan bahwa penyewa sering membawa pasangan yang berlainan jenis,” ungkap Khamid.

Tim satpol PP akhirnya datang ke tempat kos di Kelurahan Bandarkidul, Mojoroto. Beberapa warga mengadukan ada beberapa penghuni kos menerima tamu laki-laki. Padahal waktu sudah malam.

Setelah diperiksa, terjaring beberapa pasangan yang belum menikah berada di satu kamar kos. Pintu kamar tertutup saat pemeriksaan. Karena itu, diduga mereka mesum. “Kalau pintu kos ditutup dan dikunci saat petugas memeriksa, ada indikasi melakukan tindakan yang menyeleweng,” ujar Khamid.

BACA JUGA: Merasa Dilecehkan, Oknum Mahasiswa Mutilasi Paulina

Keempat pasangan itu lalu dibawa ke kantor Satpol PP Kota Kediri di Jalan Veteran. Di sana dilakukan pendataan dan dimintai keterangan. Selain itu, petugas juga menghubungi masing-masing keluarga pasangan terjaring untuk dilakukan pembinaan. (syi/ndr)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pak Bupati Ceramahi Mahasiswa yang Bawa Perempuan di Kamar Sewaan


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler