Kali Kapuk Bekasi Sudah Sebulan Jadi Lautan Sampah

Selasa, 29 April 2014 – 13:34 WIB
Tumpukan sampah tampak memenuhi badan Kali Kapuk, Kelurahan Pejuang. Septian/Radar Bekasi/JPNN.com

jpnn.com - BEKASI -- Pemandangan tidak sedap tampak di Kali Kapuk. Sungai yang berada di Jalan Harapan Indah, Tanah Apit, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat,  tersebut dipenuhi sampah. Kondisi itu membuat aliran air di sungai tersebut tidak lancar.

Berbagai jenis sampah itu ternyata sudah memenuhi sungai tersebut sejak lama. "Udah satu bulan ini dibiarin numpuk gitu aja mas, kita udah lama tahu tapi belum ada yang lapor,” ujar salah satu warga, Marhadi (37) pada Radar Bekasi (JPNN Grup), Senin (28/4).

BACA JUGA: Banyuwangi Raih Penghargaan Perencanaan Pembangunan Terbaik

Sementara, warga lainnya, Mahmuji mengaku, lautan sampah itu memicu sumber penyakit.  Sebab saat malam hari nyamuk cenderung makin banyak. "Kita ngerinya kena DBD kalau malem nyamuk nggak kira-kira,” keluhnya.

Diduga lautan sampah itu berasal dari salah satu pabrik Kaliabang Bungur. Ini dikatakan tukang ojek sekaligus  warga Tanah Apit RT 06/09.

BACA JUGA: Dua Caleg PDIP Terancam Dipecat

"Harapan saya semoga cepet diangkat, karena kalau dibiarkan pas hujan, air kali bisa naik ke jalan dan banjir,” ucapnya khawatir.

Meski sudah berlangsung satu bulan, Lurah Pejuang, Dadang Sudrajat mengaku baru mengetahuinya. Dia juga menyalahkan wilayah lain. Sebab menurutnya wilayah Pejuang masuk dalam daerah hilir.

BACA JUGA: Verifikasi Data Honorer K2 Belum Kelar, Pemberkasan Ditunda

"Pejuang kan masuk wilayah hilir. Jadi nggak heran sampah-sampah ini numpuk di wilayah kita. Untuk mengatasinya butuh koordinasi dengan wilayah hulu,” katanya

Lebuh jauh, kata Dadang, pihaknya akan melaporkan masalah ini ke UPTD Kebersihan Medansatria. "Kami juga mengimbau kepada RT, RW, dan warga sekitar agar ikut serta menjaga kebersihan lingkungan terutama kali,” pungkasnya. (ian)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Aktivitas Gunung Slamet Terus Meningkat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler