Kantor Bupati Nyaris Dibakar Orang Stres

Rabu, 03 September 2014 – 03:38 WIB

jpnn.com - MEUREUDU - Kantor Bupati Pidie Jaya di kawasan Cot Trieng, Meureudu, Pidie Jaya, nyaris musnah dibakar Jafar Abdullah (40) warga Gampong Reuleut, Ulim, Pidie Jaya, diduga mengalami kelainan jiwa, Senin (1/9) malam sekira pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan keterangan diperoleh Rakyat Aceh (Grup JPNN), sebelum kejadian, pada siang harinya Jafar sempat mendatangi kantor bupati dengan tujuan menjumpai bupati guna meminta sumbangan untuk berobat. Namun karena gagal menjumpai bupati, Jafar membuat kegaduhan dan berteriak di kantor pemerintahan tersebut. Tentu saja perbuatannya ini membuat berang petugas keamanan hingga sempat terjadi percek-cokan. Karena kesalnya seorang petugas sempat menendang kaki Jafar.

BACA JUGA: Puluhan Warga Diserang Monyet

Amarah dan amukan dari M. Jafar pun muncul dan mengancam akan membakar kantor bupati. Dia kemudian berusaha membuktikan ancamannya dengan mengumpulkan sejumlah sampah untuk membakar kantor bupati. Namun Jafar berhasil diamankan pihak satpol PP dan dibawa ke RSU setempat guna mendapat pengobatan karena diduga mengalami kelainan jiwa.

Berdasarkan keterangan dari Ismail, salah seorang petugas RSU biasa menangani pasien jiwa, di TKP menyebutkan M. Jafar akan dibawa ke RSJ Banda Aceh pada pukul 03.00 WIB. 

BACA JUGA: Ganjar Pranowo Mulai Ditinggal PDIP Jateng?

Namun sayangnya sekira pukul 22.30 WIB, Jafar kabur bergerak kembali menuju kantor bupati guna menyelesaikan ancamannya membakar kantor bupati. "Rencana jam tiga mau kita bawa pasien jiwa itu ke Banda Aceh. Tapi kabur dan pergi membakar kantor bupati," sebut ismail.

Keterangan Agus, salah seorang petugas penjaga malam kantor bupati, menyebutkan, saat kejadian dia lagi tidur di depan pintu masuk. Dia terkejut ketika mendengar suara kaca dinding kantor bupati pecah dan suara kegaduhan di luar. Sewaktu dilihatnya ada api di luar mulai membakar dinding bangunan kantor.

BACA JUGA: Palangkaraya Serius Atasi Kasus HIV

“Saat itu saya langsung keluar berusaha memadamkan api. Tapi ketika itu datang pelaku dan memarahi saya. Dia mengancam memukul. Karena takut saya minta bantuan menelpon Bang Ihsan, pegawai umum kantor bupati, agar dihubungi pihak pemadam kebakaran," sebut Agus.

Pantauan Rakyat Aceh beberapa menit setelah kejadian, 3 unit mobil pemadam tiba di lokasi dan dengan waktu beberapa menit api berhasil dipadamkan. Akibat kejadian tersebut,kaca dinding bagian depan bangunan kantor bupati pecah dan jendela gosong akibat dibakar. Terlihat sejumlah papan nama dari masing-masing dinas yang menjadi bahan untuk membakar kantor bupati oleh pelaku.

Sementara beberapa menit setelah kejadian, Kapolsek Meureudu AKP Edwin Aldro, beserta sejumlah anggotanya, berhasil mengamankan pelaku dan memboyongnya ke polsek setempat. “Selanjutnya dia kita serahkan ke RSU supaya langsung dibawa ke RSJ Banda Aceh dengan pengawaalan anggota. Ada juga Saiful, adik pelaku menemaninya,” ujar Edwin Aldro. (amz)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Siswa SMK Bawa Ganja ke Sekolah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler