Kapal Angkut Alat Berat Tenggelam, Satu Orang Hilang

Kamis, 22 Januari 2015 – 19:53 WIB
Tim Basarnas Tarakan disibukkan dengan kecelakaan yang menimpa dua kapal hanya berselang sehari terjadi di perairan Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Foto: Ilham/Radar Tarakan/JPNN

TARAKAN - Hanya berselang sehari dari terbaliknya kapal cepat (speedboat) Dwi Putra di Sungai Kayan hingga menyebabkan satu penumpang tewas dan satu orang lagi belum diketahui keberadaannya, kecelakaan yang menimpa transportasi antarpulau di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali terjadi. (baca juga: Kapal Terbalik di Bulungan, Dua Penumpang Hilang).

Sebuah kapal dompeng dilaporkan tenggelam di perairan sekitar Muara Tias pada Kamis (22/1) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.

BACA JUGA: Mahasiswi Cantik Ditagih di Kampung Sampai Akun Facebooknya

Mendapat laporan tersebut, tim dari Polair dan Basarnas Tarakan menuju lokasi pagi tadi. Sebab, salah satu dari dua penumpang kapal dompeng yang mengangkut sejumlah alat berat dinyatakan hilang, yaitu bernama Gunawan.

Pihak Basarnas yang tengah fokus mencari korban kapal terbalik di Sungai Kayan harus membagi personelnya. Tiga anggota Basarnas ditugaskan mencari Gunawan maupun kapal dompeng yang celaka juga di perairan yang masuk wilayah Kabupaten Bulungan.

BACA JUGA: Modus Mahasiswi Jalankan Arisan Online Sampai Berutang Rp 1 M

"Kami sekarang masih fokus mencari penumpang speedboat Dwi Putra yang hilang. Kalau satu orang lagi berhasil ditemukan, seluruh anggota akan kami geser ke Muara Tias," kata Kepala Basarnas Tarakan Dede Hariyana, Kamis (22/1).

Pencarian di lokasi kecelakaan kapal dompeng, tim SAR gabungan juga dihadang cuaca yang kurang bersahabat. Hingga menjelang malam, pencarian dihentikan dan korban hilang belum ditemukan.

BACA JUGA: Mahasiswi Ini Berutang Rp 1 Miliar Karena Arisan Online

Namun, lanjut Dede, tim berhasil menemukan lokasi tenggelamnya kapal dompeng tersebut. Rencananya besok, Jumat (23/1), penyelaman akan dilakukan untuk memastikan tidak ada korban lain yang terjebak di dalam kapal dompeng yang tenggelam.

"Kami sudah ada titik koordinat, sehingga penyisiran maupun penyelaman akan dilakukan insya Allah besok,” tandasnya.(*/gun/ris/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tiap Hari 81 Orang Tewas di Jalanan karena Kecelakaan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler