Kapal KM Zahro Terbakar, Dugaan Sementara Karena..

Senin, 02 Januari 2017 – 04:41 WIB
Ilustrasi. Foto dok JPG/JPNN.com

jpnn.com - Direktur Jenderal Perhubungan Laut Tonny Budiono menyampaikan bela sungkawa kepada seluruh korban terbakarnya kapal penumpang KM Zahro Express di perairan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Minggu (1/1).

Berdasarkan laporan yang diterima oleh Tonny, Surat Persetujuan Berlayar (SPB) KM Zahro Express dikeluarkan KSOP Muara Angke dan dinyatakan laik laut untuk berlayar.

BACA JUGA: Brexit Dibuat 2 Jalur dengan Mekanisme Kecepatan Tinggi

"Saya menyampaikan belangsungkawa atas adanya korban pada musibah terbakarnya KM. Zahro Express pagi tadi dan saya telah memerintahkan jajaran Ditjen Hubla untuk memberikan pertolongan kepada korban musibah kapal tersebut sebaik-baiknya," kata Tonny.

Kapal yang dibuat 2013 berbahan Fiberglass tersebut dinyatakan laiklaut dengan sertifikat keselamatan yang dikeluarkan KSOP Muara Angke yang masih berlaku sampai dengan Juni 2017.

BACA JUGA: Top! Densus Gagalkan Aksi Teror di Palu

"Saat kejadian kondisi cuaca di wilayah perairan Kepulauan Seribu sedang normal.

Dugaan sementara, insiden itu kemungkinan besar akibat konsleting listrik di ruang mesin," kata dia.

BACA JUGA: Hanya Terkumpul Rp 107 Triliun dari Periode Kedua

Kemudian mesin kapal meledak di kamar mesin yang di dalamnya terdapat tangki bahan bakar.

Kapal yang mengangkut mengangkut sekitar 244 orang itu dilaporkan meninggal 23 orang, dengan rincian 20 orang terbakar, 3 orang meninggal karena terjun ke laut dan korban luka 16 orang.

BACA ARTIKEL LAINNYA... Please, Jangan Gegabah Menutup Situs Berita Abal-Abal


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler