Kapal Pengangkut Elpiji Hilang di Perairan Simeulue

Selasa, 10 Maret 2015 – 07:35 WIB

jpnn.com - SIMEULUE – Kapal Motor (KM) Anisa, kapal boat pengangkut ratusan tabung elpiji, hilang dan putus kontak di kordinat antara Selat antara pulau Sumatera dan pulau Simeulue.

Kapal kayu pengangkut Elpiji tersebut mengangkut lebih dari 300 tabung elpiji berbagai ukuran dari Pelabuhan Labuhan Haji, Aceh Selatan, tujuan Pulau Simeulue.

BACA JUGA: Dua Kapal Perang Siaga di Perairan Nusakambangan

Boat berangkat sekira pukul 22:000 wib, Jumat (6/3). Kapal seharusnya telah sandar di Pulau Simeulue, Minggu (8/3), namun hingga Senin (9/3) belum ada tanda-tanda sampai di Simeulue,  bahkan komunikasi juga putus total.

Diperkirakan hilangnya komunikasi dengan awak kapal diakibatkan cuaca buruk yang terjadi di kawasan perairan Aceh Selatan belakangan ini. Cuaca buruk merupakan dampak buruk bagi pelayaran di Aceh.

BACA JUGA: 4 Tahun Gugatan Cerai tak Dilirik Hakim, Habis Rp 50 Juta

Badan Meteorologi, Klimatogi dan Geofisika (BMKG) Aceh melaporkan kondisi cuaca hujan ringan disertai petir masih terjadi di kawasan pantai barat dan selatan selama sepekan ini. Dengan kecepatan angin 24 km hingga 26 km per jam dan kelembaban mencapai 65-96 persen.

Direktur PT Orion Osaka, Aryon Saputra Oner, pemasok resmi gas elpiji wilayah Kabupaten Simeulue , yang dihubungi Rakyat Aceh (Grup JPNN), Senin (9/3), membenarkan kejadian itu.

BACA JUGA: Tragis! Pemancing Tewas Disambar Petir saat Hendak Tolong Temannya

"Sampai saat ini kapal pengangkut tabung gas elpiji kita, belum sampai di Simeulue, bahkan komunikasi putus, setelah berangkat dari Labuhan Haji, malam Jumat (6/3),” kata Aryon.

Masih menurut Aryon, di kapal ada Arai (45) nahkoda kapal, Jamil (45) dan Jhon ABK kapal, serta Arai, agen elpiji yang akan mengedarkan di Simeulue.

"Sudah kita lakukan koordinasi dengan Basarnas yang ada di Simeulue, termasuk dengan sejumlah instansi lainnya, untuk berupaya mencari dan menyelamatkan kapal dan ABK-nya", imbuhnya

Terkait upaya pencarian pihak Basarnas, Pos SAR Banda Aceh, telah mengerahkan satu unit kapal KN RB 208. SAR 01 Banda Aceh, dari kawasan pantai Ulele Banda Aceh. "Hari juga, kita kerahkan kapal KN RB 208. SAR 01, dari Ulele ke Simeulue, dan kita melakukan penyeisiran di sekitar selat antara Simeulue, Aceh Selatan dan Singkil", kata Kapten Kapal KN RB 208. SAR 01 Banda Aceh, Supriyadi, yang dihubungi Rakyat Aceh, Senin (9/3).

Sementara pihak Pos SAR Simeulue dan Satgas SAR setempat hari ini akan mengerahkan satu unit kapal cepat milik Dishubkomintel setempat, menyisir di kawasan perairan laut Pulau Simeulue, dan perairan laut pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil.

"Berdasarkan data dan informasi yang kita kumpul, dengan kondisi arus laut yang mengarah ke pulau Banyak, maka kita sisir di sekitar laut itu," kata Yusman Rizal, Personil Pos SAR Simeulue, yang ditemui Rakyat Aceh, Senin (9/3). (ahi/abi)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Warga Panik Muncul Asap dari Rumah Kosong, Ternyata...


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler