Kapolsek Gendong Warga Sakit Dapat Penghargaan

Kamis, 19 Oktober 2017 – 00:41 WIB
Kapolsek Bunta Iptu Candra menggendong warga saat menyeberang sungai. Foto: Polsek Bunta

jpnn.com, BANGGAI - Kapolsek Bunta Polres Banggai, Sulawesi Tengah, Iptu Candra, yang berjalan sekitar 5 kilometer sambil menggendong seorang warga suku terasing yang sakit, mendapat penghargaan dari institusinya.

Penghargaan juga diberikan kepada babinkamtibmas desa Doda Bunta, Polsek Bunta, Aiptu Basuki Rahmat Hidayat, yang mendampingi Iptu Candra melakukan aksi mulia itu.

BACA JUGA: Kapolsek Gendong Warga Sakit, Jalan Kaki 5 KM Lewati Hutan

Kapolres Banggai, AKBP Heru Pramukarno, SIK, bertindak sebagai inspektur pada upacara pemberian reward dan ucapan terima kasih tersebut.

Atas nama institusi Kepolisian Republik Indonesia, dia mengucapkan terima kasih kepada kapolsek Bunta, Iptu Chandra, SH dan babinkamtibmas desa Doda Bunta, Polsek Bunta, Aiptu Basuki Rahmat Hidayat, yang telah memperlihatkan dedikasinya dalam melayani masyarakat, terpencil dan kurang mampu.

BACA JUGA: IAGI Beri Penghargaan kepada Menko Kemaritiman Pertama

“Sebagai pimpinan, sudah selayaknya jika kedua polisi ini diberi reward dengan disertai harapan agar personel Polres Banggai lain mau menirunya,” harap Heru.

Ditambahkan, sejak menjabat sebagai kapolres Banggai dan di setiap tempat bertugas, pasti dia selalu berpesan kepada seluruh jajarannya untuk tidak menyakiti hati rakyat serta memberikan pelayanan prima dan menjadi pengayom bagi seluruh masyarakat Kabupaten Banggai.

BACA JUGA: Ini 4 Momen Bersejarah Emmy Awards 2017

“Inilah yang saya harapkan yakni polisi jangan sakiti hati rakyat dan jadi pengayom masyarakat,” ucapnya kepada Radar Sulteng (Jawa Pos Group) di ruang kerjanya, usai memberikan penghargaan kepada dua polisi tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Kapolsek Bunta menggendong warga kurang mampu yang sedang sakit parah di daerah suku terasing yakni di dusun Mumpe, Desa Doda Bunta, Kecamatan Simpang Raya.

Kedua polisi itu ikhlas, tanpa pamrih, mengevakuasi Isak Linggi (43) sejauh 5 kilometer dengan berjalan kaki. Hutan, semak belukar, gunung yang terjal dan sungai dilalui mereka.

Berkat pertolongan keduanya, Isak Linggi telah mendapatkan pertolongan medis puskesmas Bunta dan saat ini lelaki yang lahir pada 43 tahun silam tersebut, telah dirujuk ke rumah sakit umum daerah Luwuk untuk mendapatkan tindakan medis lanjutan.(stv)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bupati Tambrauw Raih Penghargaan Satya Lencana Pembangunan


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler