Kasus Bupati Sabu Jangan Terulang, Para Calon Dites Ketat

Jumat, 18 Maret 2016 – 07:57 WIB
Bupati OI AW Nofiadi. Foto: Kris Samiaji/dok.JPNN

jpnn.com - PALEMBANG – Kepala BNN Provinsi Sumsel, Brigjen Iswandi Hari menuturkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk melakukan tes narkoba.

Bukan hanya tes urine, pihaknya siap mengambil sampel darah ataupun rambut bila intansi terkait meminta.

BACA JUGA: Gubernur Ganteng: Kalau Positif Narkoba Tentu Saya tak Lulus

“Ya sebelumnya Kodam meminta untuk dilakukan tes urine dan kita sambut dengan baik permintaan Panglima. Untuk instansi lain seperi eksekutif, yudikatif dan lainnya juga akan dilakukan tes narkoba,” ucapnya.

Dia berpesan agar bagi para pecandu bisa segera melapor ke pihak BNN bila terlibat narkoba agar bisa direhabilitasi. Namun bila pegawai instansi, anggota atau pun lainnya kedapatan positif saat tes nakorba secara dadakan, maka bisa dijerat pidana.

BACA JUGA: Lahirkan Wirausahawan Baru, Pemkab Latih 5 Ribu Warga Berbisnis

“Ancamannya bisa dipecat bila pegawai. Jadi lebih baik datang ke BNN untuk melapor telah menjadi pecandu, jangan sampai kami yang melakukan tes,” tegasnya.

Begitupun disinggung dalam pelaksanaan Pilkada Musi Banyuasin yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Pihaknya siap melakukan tes narkoba kepada calon bupati dan wakil bupati bila diminta oleh pihak KPU.

BACA JUGA: TNI Tegas! Tanpa Ampun Langsung Pecat

“Ya kita tidak mau lagi kejadian (penangkapan Bupati OI AW Sofiadi, red) sebelumnya terulang. Kami punya alat lengkap, bukan hanya tes urine tapi juga tes yang lainnya,” tukasnya.(gti/sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tahanan Terkapar di Lantai Sel


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler