Kasus COVID-19 Melonjak, 25 Orang di Kantor DPRD Kota Bandung Terpapar

Jumat, 22 Januari 2021 – 00:49 WIB
Ilustrasi Covid-19. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, BANDUNG - Berdasarkan pemeriksaan tes usap, 25 orang yang bertugas di Kantor DPRD Kota Bandung dinyatakan terpapar COVID-19.

Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Edwin Senjaya mengatakan, 25 orang itu terdiri dari anggota dewan dan sejumlah staf yang bertugas di Kantor DPRD Kota Bandung yang berada di Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Jawa Barat, itu.

BACA JUGA: Tragedi Sriwijaya Air: Pramugari Mia Ambil Cuti Tepat Saat Jasadnya Dikubur

"Jadi itu dari proses tes usap yang kedua pada Senin (18/1), hasilnya ada 25 orang terpapar, empat orangnya itu anggota dewan," kata Edwin saat dihubungi, Kamis (21/1).

Seluruh orang yang dinyatakan positif COVID-19 itu pun menurutnya mayoritas tidak mengalami gejala apa pun. Mereka sudah melakukan isolasi masing-masing secara mandiri.

BACA JUGA: Pembunuh Andriana Simeonova Tertangkap, Pelakunya Tak Diduga, Oh Motifnya

Saat ini DPRD Kota Bandung pun memperpanjang masa penutupan kantor hingga 25 Januari 2021. Karena sebelumnya Kantor DPRD pun telah ditutup hingga 16 Januari 2021.

Meski ditutup sementara, ia mengaku hal tersebut tidak menggangu kegiatan anggota dewan dalam melakukan aktivitas normalnya.

BACA JUGA: Polisi Berjalan Kaki Selama 4 Jam, Hasilnya Tidak Sia-sia

Selain itu, pada awal tahun 2021 ini agenda kegiatan seperti rapat, musyawarah, dan yang lainnya memang belum padat sehingga anggota dewan lainnya masih tetap beraktivitas di daerah pemilihannya.

Sementara itu, ia juga mengabarkan bahwa saat ini kondisi Ketua DPRD Kota Bandung Teddy Rusmawan masih dinyatakan positif COVID-19. Meski begitu, dia memastikan kondisinya semakin stabil.

Untuk itu, Edwin mengingatkan kepada masyarakat agar tetap berdisiplin menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Terlebih lagi kasus COVID-19 di Kota Bandung memang sedang melonjak.

"Intinya masyarakat tetap tenang, tidak panik berlebihan, tetap terapkan protokol kesehatan, dan juga hindari kerumunan," kata dia. (antara/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler