Warga Melbourne, Victoria yang pernah makan di sebuah restoran populer Cumulus Inc, dalam tiga minggu terakhir disarankan untuk mendapatkan vaksin hepatitis A gratis.

Anjuran ini diterbitkan Departemen Kesehatan Negara Bagian Victoria, Australia setelah seorang staf restoran itu diketahui menderita penyakit tersebut.

BACA JUGA: Lagi, Department Store Australia Diduga Rasis Terhadap Warga Aborijin

Departemen Kesehatan setempat diberitahu tentang penyakit pria itu pada hari Rabu (21/3/2018) malam.

Ia digambarkan sebagai pegawai yang "menyiapkan makanan".

BACA JUGA: Warga Australia Tambah Satu Orang Tiap 86 Detik

Hepatitis A adalah infeksi virus pada hati yang terjadi ketika dicerna dan ditularkan melalui feses.

Siapapun yang makan di restoran, yang terletak di jalan Flinders Lane, itu antara 26 Februari dan 19 Maret harus mengunjungi dokter umum mereka untuk mendapatkan vaksin gratis dan harus waspada terhadap gejala apapun.

BACA JUGA: Muslim Australia Tunjukkan Berbeda Tapi Satu Identitas

"Gejala hepatitis A adalah demam, mual, muntah dan ketidaknyamanan perut, urin gelap, kulit dan mata kuning (penyakit kuning)," kata Dr Finn Romanes dari departemen kesehatan setempat.

Dr Romanes mengatakan instansinya mendapatkan rincian orang-orang yang makan restoran tersebut mulai 26 Februari dan siapapun yang makan di sana hingga 19 Maret harus mencari vaksin hepatitis A.

"Berdasarkan masa inkubasi virus ini, kami bisa melihat kasus tambahan pada orang yang terpapar, melalui gejala mulai  15-50 hari kemudian," jelasnya.

"Pembersihan secara luas di restoran tersebut telah dilakukan sesuai dengan panduan kami."

Tidak ada pekerja lain di restoran yang sakit.

Penderita hepatitis A bisa menularkan penyakit ke orang lain dari sekitar dua minggu sebelum mereka mulai merasa sakit dan sampai satu minggu setelah munculnya penyakit kuning itu.

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

BACA ARTIKEL LAINNYA... Facebook Akui Kesalahan Terkait Perlindungan Data Pengguna

Berita Terkait