Kasus Terobos Busway, Dewi Perssik Tutup Pintu Damai

Rabu, 06 Desember 2017 – 18:58 WIB
Dewi Perssik. Foto: Instagram

jpnn.com, JAKARTA - Kasus penerobosan jalur Transjakarta oleh Dewo Perssik berbuntut panjang.

Usai bersitegang, petugas Transjakarta bernama Harry Maulana Saputra dan wanita karib disapa Depe itu saling melaporkan ke Polda Metro Jaya.

BACA JUGA: Depe Diminta Buktikan Polisi yang Kawal Terobos Busway

Hingga kini, si goyang gergaji itu masih ingin melanjutkan kasus tersebut.

Bahkan dia menegaskan tak mau berdamai dengan petugas busway itu.

BACA JUGA: Dewi Perssik Terobos Busway, Polisi Akan Periksa CCTV

"Enggak ada kata damai. Terus aja pantang mundur. Intinya biarkan fakta hukum berbicara. Aku tidak bisa bilang perdamaian atau apa. Yang aku mau adalah fakta hukumnya seperti apa," kata Depe saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (6/12).

“Kalau minta maaf itu urusan belakang. Fakta hukum harus tetap berlaku,” lanjut Depe.

BACA JUGA: Gerah Dicap Negatif, Dewi Perssik: Aku Bukan Pelakor

Istri Angga Wijaya itu terlanjur emosi dengan kasus yang dialaminya itu. Dia mengatakan ingin

memberi efek jera bagi orang yang sudah berbohong dan memfitnah dirinya.

"Supaya orang orang yang asal bully dan main hakim sendiri itu bisa tahu. Biar bisa jadi efek jera. Segala sesuatu diliat dulu seperti apa, jangan mudah menghakimi orang," tegas Depe.

Seperti diketahui, kasus tersebut berawal saat mantan istri Saipul Jamil dan Aldi Taher itu berusaha masuk jalur Transjakarta di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.

Namun, petugas Transjakarta bernama Harry tak mengizinkan hingga terjadi kegaduhan di jalan.

Kala itu, Depe beralasan dalam kondisi terburu-buru ingin membawa asistennya ke rumah sakit. Dia juga mengklaim memakai pengawalan polisi.(mg7/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dilaporkan Petugas Busway, Dewi Perssik Batal Bulan Madu


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler