Kata Marcus/Kevin, Laga Paling Berat Bukan di Final...

Selasa, 14 Maret 2017 – 22:09 WIB
Marcus Fernaldi (kiri) dan Kevin Sanjaya. Foto: Amjad/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ganda putra peringkat kelima dunia asal Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi juara turnamen All England 2017.

Saat bercerita ke awak media, usai disambut kedatangannya di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Selasa (14/3) malam, Marcus dan Kevin menyebut momen terberat perjuangan mereka bukanlah di final.

BACA JUGA: Marcus/Kevin Dapat Bonus Rp 500 Juta dari Pemerintah

"Kami berterima kasih doa dan dukungan masyarakat Indonesia. Kalau boleh dibilang, semifinal itu yang paling sulit. Lewat itu, final jadi lebih enak. Jalannya lebih mudah dari semifinal," katanya.

Di semifinal, Marcus/Kevin menang atas ganda Denmark, Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding, 19-21, 21-13, 21-17 dalam durasi satu jam sembilan menit.

BACA JUGA: Marcus/Kevin di Mata Keluarga dan Pelatih

Sementara di final, Marcus/Kevin menang atas ganda Tiongkok Li Junhui/Liu Yuchen 21-19, 21-14 dalam waktu 35 menit.

Kevin menambahkan, apa yang diraih selama di Inggris menunjukkan ada jalan bagi mereka berdua untuk bisa mendapatkan prestasi buat Indonesia ke depan. "All England ini impian saya. impian kami berdua, akhirnya kami bisa mendapatkannya sekarang," paparnya.

BACA JUGA: Marcus/Kevin Sejajar dengan 10 Ganda Legenda Indonesia

Prestasi ini menurut Marcus lagi, tak bisa dilepaskan dari masa persiapan yang mereka jalani. Sejak Januari, keduanya sudah digembleng dengan habis-habisan dan program yang peak performance-nya memang ditargetkan muncul pada even ini.

"Kami memang tidak ditargetkan juara, tapi memang harus step by step," tandasnya. (dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gadis Imut-imut Taiwan Tutup All England dengan Manis


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler