KBRI Desak Kepolisian Namibia Serius Usut Kasus Pencurian Harta WNI

Minggu, 14 Juli 2019 – 00:07 WIB
Maling. Foto: Pixabay

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri RI memberikan perhatian serius kasus pencurian yang menimpa wisatawan asal Indonesia, Kamis (4/7) pekan lalu, di Hotel Igowati Lodge Khorixas, Namibia.

Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha menjelaskan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Namibia telah mengirimkan note verbal ke Kemlu Namibia dengan tembusan kepada Kepala Kepolisian dan Kementerian Pariwisata Namibia. Ini dilakukan agar kasus tersebut dapat segera ditangani dengan serius.

BACA JUGA: Ibu dan Putranya Lakukan Perbuatan Terlarang

“KBRI juga telah menghubungi pihak hotel dan kepolisian setempat untuk memantau penanganan kasus ini,” kata Judha dalam pernyataan resminya, Sabtu (13/7).

Berdasarkan informasi tour leader, Judha menjelaskan, barang yang hilang berupa dua buah kamera, dua lensa dan enpat HP serta uang tunai dengan nilai keseluruhan sebesar sekitar Rp260 juta, bukan Rp1,9 miliar seperti pemberitaan media. Adapun rombongan tour memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Afrika Selatan.

BACA JUGA: Melawan Saat Ditangkap di Depan Pacar, Dor! Udin Pocong Roboh

BACA JUGA: Kasus Ikan Asin, Rey Utami Menyesal dan Ingin Minta Maaf

“Untuk penanganan kasus selanjutnya, termasuk proses persidangan, korban disarankan untuk membuat surat kuasa penanganan kasus kepada KBRI Namibia,” tutur Judha menyarankan.

BACA JUGA: Pede Tingkat Dewa, Pencuri Berpose Salam Metal Bersama Polisi

Terpisah, Tour leader Rama Etaporama menjelaskan, pelaku pencurian membobol dua kamar saat korban tengah tertidur. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta.

“Kejadiannya malam hari, saat itu korban sedang tidur. Dan ketika bangun di pagi hari, korban menyadari jika tas mereka hilang. Setelah dilakukan pencarian, mereka menemukan tasnya di jendela belakang kamar, dengan kondisi isi tas sudah berserakan,” papar Rama.

Peristiwa ini mengakibatkan korban kehilangan kamera DSLR, handphone sebanyak 4 buah, uang tunai sebesar USD 2500, Rp 2 juta, dan N$ 3600 (Namibian dollar). Saat ini, kasus kejahatan dengan kroabn WNI tersebut sudah ditangani oleh aparat kepolisian setempat. Mereka berjanji akan mengusut kasus itu dan memburu pelakunya.

“Tinggal tunggu update dari polisi setempat. Kita juga sudah lapor ke Kedutaan Besar Luar Negeri di Namibia,” ujar Rama.

Sementara kondisi korban tersebut dalam keadaan baik-baik saja. Mereka kini tengah melanjutkan perjalanan tour Khorixas – Afrika. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... AL, Kamu Kenapa Nekat Banget?


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler