KBRI Rayakan Idulfitri Secara Sederhana dengan WNI di Korea Utara

Jumat, 14 Mei 2021 – 17:32 WIB
Kedutaan Besar RI (KBRI) Pyongyang merayakan Idul Fitri 1442 Hijriah secara sederhana bersama warga Indonesia dan para duta besar dan diplomat negara sahabat di Korea Utara pada Kamis (13/5/2021). (Handout-KBRI Pyongyang)

jpnn.com, JAKARTA - Kedutaan Besar RI (KBRI) Pyongyang merayakan Idulfitri 1442 Hijriah secara sederhana bersama warga Indonesia dan para duta besar dan diplomat negara sahabat di Korea Utara.

Duta Besar RI untuk Korea Utara Berlian Napitupulu mengadakan halalbihalal Idulfitri 1442H dalam bentuk open house sederhana di Wisma Duta KBRI Pyongyang, Kamis (13/5).

BACA JUGA: Saran Dokter RSUI, Makan Sayur dan Buah Usai Santap Hidangan Lebaran

Acara open house Idulfitri itu dihadiri seluruh WNI di Pyongyang dan para kepala perwakilan negara Islam di Korea Utara, yaitu duta besar Palestina, dubes Suriah, kuasa usaha Mesir dan staf kedutaan besar Iran beserta keluarga mereka.

"Kami sangat bersyukur hingga sekarang sehat-sehat dan tahun ini diperbolehkan pemerintah setempat mengadakan kegiatan sehingga open house ini dan Sholat Ied tadi pagi dapat terlaksana padahal selama ini tidak boleh karena pencegahan pandemi COVID-19 di Korea Utara," kata Dubes Berlian Napitupulu seperti disampaikan dalam keterangan KBRI Pyongyang yang diterima di Jakarta, Jumat (14/5).

BACA JUGA: Atase Dikbud KBRI Riyadh: Siswa Merdeka, Kuncinya di Guru dan Orang Tua 

Sebelum pandemi, kata Berlian, ada sekitar 90 orang masyarakat muslim di Pyongyang dari berbagai kedutaan dan organisasi internasional. Sekarang hanya sekitar 30 orang, termasuk 12 orang WNI.

"Namun, kami bersyukur masih kompak dan diperbolehkan berkumpul sehingga tali persahabatan masih terjalin di tengah keterbatasan dan lockdown," ujarnya.

BACA JUGA: Indonesia Disebut Dukung Kudeta Militer, KBRI Yangon Digeruduk Warga Myanmar

Dia menyebutkan bahwa Idulfitri tahun ini unik dan menarik karena bersamaan dengan perayaan Kenaikan Isa Almasih, yang berarti dua hari besar Islam dan Kristen dirayakan sekaligus.

"Indonesia adalah bangsa yang sangat majemuk dengan ratusan suku, budaya, dan berbagai agama berbeda, namun bisa bersatu dan punya tradisi saling menghormati serta saling mengunjungi pada hari-hari raya besar seperti Idulfitri," tuturnya.

Dubes Suriah untuk Korut yang hadir dalam acara open house itu mengakui bahwa Indonesia sejak lama merupakan suatu model terbaik bagi dunia Islam karena sangat moderat dan toleran. Ia juga memuji peranan Indonesia yang selalu membantu saudara muslim, khususnya dalam masalah yang dihadapi Palestina.

Kegiatan perayaan Idulfitri itu juga dimanfaatkan Dubes Berlian untuk mempromosikan masakan dan minuman khas Indonesia, antara lain gulai ayam, baso ikan, mie goreng, tahu isi, bolu kukus, cendol, teh dan kopi Indonesia.

Acara ditutup dengan foto bersama dan pemberian bingkisan batik sebagai cinderamata khas Indonesia kepada para duta besar dan kepala perwakilan asing yang hadir. (antara/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Korea Utara   WNI   Lebaran   Idulfitri   KBRI  

Terpopuler