Keamanan Data di Indonesia Mudah Jebol, Christina Aryani: Ini jadi PR Pemerintah

Selasa, 13 September 2022 – 15:48 WIB
Anggota Komisi I DPR Christina Aryani menyoroti fenomena bocornya data pribadi secara beruntun beberapa waktu lalu.. Foto: Aristo Setiawan/jpnn

jpnn.com, JAKARTA PUSAT - Anggota Komisi I DPR Christina Aryani menyoroti fenomena bocornya data pribadi secara beruntun beberapa waktu lalu.

Dia menilai bocornya data pribadi itu menjadi tugas penting yang harus segera diselesaikan.

BACA JUGA: BURT DPR RI Cek Pelayanan Joumpa Airport VIP Service di Bandara El Tari Kupang

Untuk itu, pengamanan dan pelindungan data pribadi menjadi pekerjaan rumah yang perlu dipikirkan secara serius oleh pemerintah.

“Kejadian kebocoran data bukan hanya terjadi satu dua kali, tetapi sudah teramat sering,” kata Christina dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/9).

BACA JUGA: DPR RI Tampung Aspirasi RUU Hukum Acara Perdata di Bali

Christina menyatakan, pihaknya menyesalkan kejadian kebocoran data yang terjadi berulang-ulang.

Padahal, DPR sudah mengingatkan pemerintah agar pengamanan data diperhatikan.

BACA JUGA: Kepala Bakamla RI Laporkan Pelaksanaan Patroli Bersama di Komisi I DPR RI

“Secara pribadi kami berulang kali mendorong perlunya peta jalan (roadmap) untuk keamanan siber, namun sampai saat ini belum terlihat hasilnya,” ungkapnya.

Menurut Christina, adanya peta jalan keamanan siber akan membantu optimalisasi perlindungan di Indonesia.

Dia berharap tidak lagi terjadi kebocoran data yang belakangan justru saling melempar tanggung jawab antar lembaga atau institusi.

“Peta jalan keamanan siber sangat mendesak seperti halnya dengan dorongan DPR sebelumnya kami bisa melahirkan peta jalan keamanan laut,” tegasnya.

Dia menganggap kejadian berulang peretasan data pribadi, baik yang terjadi pada data masyarakat maupun pejabat negara menjadi pelecut percepatan pengesahan RUU Pelindungan Data Pribadi (PDP).

"Adanya ketentuan yang jelas mengenai sanksi administrasi atau pidana terhadap pengendali/prosesor data yang lalai dalam mengelola data masyarakat akan menumbuhkan kepercayaan publik bahwa data mereka dijaga dengan baik,” tutup Christina Aryani. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... DPR RI Sambut Baik Transformasi Seleksi Masuk PTN


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler