Kebakaran Kantor BPOM, Polisi Periksa 5 Pekerja

Senin, 19 Juli 2021 – 16:39 WIB
Tangkapan Layar - Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat saat memadamkan api yang melalap Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Jalan Percetakan Negara, Jakarra Pusat, Ahad (18/7/2021) malam. (ANTARA/Zuhdiar Laeis)

jpnn.com, JAKARTA - Polisi memeriksa lima orang terkait kasus kebakaran kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Jalan Percetakan Negara Raya, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Kapolsek Johar Baru Kompol Edison mengatakan bahwa kelima orang tersebut merupakan pekerja yang sedang memperbaiki panel listrik di gedung tersebut.

BACA JUGA: Fraksi PAN Dorong BPOM Selesaikan Uji Klinis Ivermectin

"Masih kami kembangkan dulu, masih kami periksa nanti gimana dari hasil pemeriksaan kami kasih tahu lagi," kata Edison saat dikonfirmasi, Senin (19/7).

Edison menambahkam bahwa dalam mengusut kasus tersebut, polisi juga menerjunkan tim forensik Polri ke lokasi kebakaran.

BACA JUGA: Mbak Desi Nyaris Tewas Ditikam Fajri, Gegara Ini

"Semalam dia (Tim Labfor Polri) sudah datang, sih, cuman karena itu gelap ya masih hari ini akan datang lagi," ujar Edison.

Sebelumnya, kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (18/7) malam.

BACA JUGA: Pajero Sport Hantam Tiang LRT dan Penjual Pempek, Brak..,Tak Berbentuk

Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat Asril Rizal mengatakan bahwa kebakaran disebabkan korsleting listrik pada panel yang sedang dalam perbaikan di gedung tersebut.

"Sedang ada perbaikan panel di lorong F Timur dan F Barat. Namun, ketika menaikkan MCB ( (Miniature Circuit Breaker atau pemutus daya) timbul ledakan," kata Asril dalam keterangan tertulis.

"Petugas Keamanan BPOM Ingin melakukan pemadaman, karena asap yang ditimbulkan pekat petugas kewalahan melakukan pemadaman, hingga tiga jam," sambung Asril. (cr1/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tanpa Diskon PPnBM, Mitsubishi Pajero Sport Tetap Perkasa dari Fortuner


Redaktur & Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler