Kecil Peluang Jokowi Mau Menggandeng Kader PDIP di Pilpres

Minggu, 04 Februari 2018 – 16:46 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (paling kanan), Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani (paling kiri) dalam Kongres PDIP di Bali, April 2015. Foto: Ricardo/dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Emrus Sihombing mengatakan, kecil peluang bagi Joko Widodo (Jokowi) untuk menggandeng kader PDI Perjuangan pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Menurutnya, Jokowi merupakan kader PDIP sekaligus anak ideologis Bung Karno sehingga perlu menggandeng tokoh di luar partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.

Menurut Emrus, akan sangat berisiko bagi Jokowi jika sampai berpasangan dengan kader PDIP. Sebab, bisa jadi partai lain akan membuat poros koalisi baru untuk mengalahkannya.

BACA JUGA: Fahri Hamzah Resmi Diusulkan Jadi Calon Presiden

“Jokowi tidak mungkin dipasangkan dengan kader PDI Perjuangan. Kalau dipasangkan dengan kader PDI Perjuangan hati-hati. Kenapa? Bahwa semua partai bisa menyatu bikin pasangan baru,” kata Emrus kepada JPNN, Minggu (4/2).

Meski demikian, dosen di Universitas Pelita Harapan itu meyakini PDIP tetap akan mengusung Jokowi di Pilpres 2019. Sebab, respons positif atas kepemimpinan Jokowi selama ini juga berimbas ke PDIP.

BACA JUGA: Prabowo-Anies Sangat Mungkin, Prabowo-Gatot Tampak Mustahil

“Ini nilai positif bahwa kader mereka mendapat respons baik di publik,” katanya.(boy/jpnn)

BACA JUGA: 2 Faktor Utama Gatot Nurmantyo Sulit Maju Pilpres 2019

BACA ARTIKEL LAINNYA... AH dan Cak Imin Berpotensi Bersaing demi Dampingi Jokowi


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler