Kedisiplinan Warga Malaka Terhadap Protokol Covid-19 Bisa Dicontoh Daerah Lain

Selasa, 13 Oktober 2020 – 06:52 WIB
Satuan Tugas Penanganan COVID-19.

jpnn.com, JAKARTA - Satgas Covid-19 meminta masyarakat dispilin dan mematuhi protokol kesehatan.

Tujuannya tak lain untuk bisa memutus penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya.

BACA JUGA: Satgas Covid-19 Sebut Penurunan Kasus Corona Tergantung Kedisiplinan Bersama

Kabupaten Malaka yang ada di Nusa Tenggara Timur (NTT) disebut sebagai wilayah yang masyarakatnya disiplin dan patuh menjalankan protokol kesehatan.

Daerah lain pun diharapkan bisa mencontoh Malaka.

BACA JUGA: Pemerintah Susun Protokol Kesehatan Keluarga, Begini Penjabarannya

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malaka Gabriel Seran mengatakan, Malaka sudah masuk dalam zona kuning sejak September lalu lantaran ada satu orang yang terinfeksi virus covid-19.

Namun, sejak awal pandemi covid-19 hingga September, Malaka selalu masuk zona hijau dan dikenal disiplin menjalankan protokol kesehatan.

BACA JUGA: Ketua Satgas Minta Masyarakat Tak Sepelekan Covid-19, Ini Nyata, Bukan Rekayasa

"Sesuai arahan pemerintah, kami bentuk gugus tugas melibatkan seluruh pihak. Kami libatkan seluruh tokoh agama umat Katolik, umat Islam, dan dari Kristen,” ujar dia dalam talkshow virtual bertajuk 'Belajar Disiplin Protokol Kesehatan dari Malaka, Nusa Tenggara Timur', Senin (12/10).

Gabriel menerangkan, pihaknya selalu gencar melakukan sosialisasi. Salah satunya lewat pemuka agama lewat pengumuman-pengumuman di mimbar-mimbar gereja dan masjid.

“Kami melakukan edukasi lewat berbagai tingkatan baik di kabupaten, kecamatan, dan desa. Kemudian, lewat forum gereja Katolik, umat Islam, dan gereja Protestan dan kami minta umumkan di mimbar gereja, umat dengan sendirinya mereka akan bertanggung jawab,” terang dia.

Romo Deken Malaka keuskupan Atambua Edmundus Sako membenarkan hal tersebut.

Menurut dia, pihaknya bekerja sama dengan pemangku kepentingan di Kabupaten Malaka untuk terus menggaungkan kedisiplinan protokol kesehatan.

“Kami selalu mengimbau masyarakat tidak saja yang Katolik, tetapi juga untuk semua aliran agama yang ada di daerah Malaka,” ujar dia.

Diketahui bahwa pada Senin (12/10) provinsi NTT nihil kasus baru Covid-19.

Secara kumulatif kasus positif Covid-19 di NTT mencapai 565 orang. Pasien sembuh mencapai 353 orang dan pasien meninggal 7 orang. (cuy/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler