Kejaksaan Usut Listrik Bandara Soekarno-Hatta

Ada Indikasi Penyimpangan Dana Pemeliharaan

Kamis, 12 Agustus 2010 – 07:07 WIB

TANGERANG - Terganggunnya aliran listrik yang ditandai dengan kedipan selama 1,7 detik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, pada Jumat lalu (6/8) sehingga pelayanan terganggu serta penerbangan internasional dan domestik tertunda menjadi bola panas.
 
Kejari Tangerang tengah mengusut dana alokasi pemeliharan listrik tersebutSebab, ada indikasi pemeliharan listrik itu tidak dilakukan dengan baik sehingga terjadi pemadaman

BACA JUGA: HTI Desak Tutup Tempat Maksiat

"Kami sudah membentuk tim dari intelijen untuk mengusut dana pemeliharan listrik di Bandara Soekarno-Hatta
Sebab, berdasar informasi yang kami peroleh, ada indikasi penyimpangan dana pemeliharan listik bandara itu," kata Kepala Kejari Tangerang Chaerul Amir, Rabu (11/8)

BACA JUGA: Ceramah Agama di Puasa Perdana


 
Padamnya listik pada Jumat lalu, kata Chaerul, menjadi pertanyaan
Sebab, dana pemeliharan setiap tahun sudah dianggarkan PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara

BACA JUGA: Malaysia Minta Upah Minimum TKI Fleksibel

"Pemadaman listik ini seharusnya tidak terjadi karena sudah ada dana untuk mengatasi bila terjadi gangguan-gangguan pada listrik," ujar Chaerul

Dia juga mengungkapkan, kasus pemadaman listrik tersebut menjadi pertanyaan semua orang, termasuk adanya laporan dari masyarakat kepada Kejari TangerangKalaupun terjadi pemadaman listrik, pelayanan dan penerbangan seharusnya tidak terganggu karena sudah ada genset untuk mengantisipasi hal itu"
 
Menurut dia, pengoperasian genset dalam hitungan detik semestinya sudah berfungsi begitu lampu padamTapi, mengapa tidak berfungsi"Ini juga menjadi pertanyaan kita semua mengapa tidak dikelola dengan baikApakah ada dana untuk pemeliharan genset tersebutKalau ada, mengapa genset tidak berfungsi saat listrik padam," ungkap Chaerul.
 
Wakil Kepala Cabang PT Angkasa Pura II Sudaryanto membantah adanya tudingan padamnya aliran listrik di bandara pada Jumat lalu karena tidak dikelola dengan baik"Pemeliharan dan servis aliran listrik di seluruh bandara rutin kami lakukan karena sudah ada alokasi anggarannya," kata Sudaryanto kemarin
 
Namun, Sudaryanto tidak mengetahui jumlah dana untuk alokasi pemeliharan listrik tersebut"Saya lupa berapa jumlahnya dan tidak bisa kira-kira," terangnya.
 
Dia mengatakan, dana pemeliharan listrik di bandara tidak mungkin diselewengkan karena ada tim audit berlapis yang mengecek setiap tahun atas penggunan anggaran tersebut"Saya jamin tidak ada penyelewengan dana pemeliharan listrik," ungkap Sudaryanto
 
Saat ditanya terkait pengusutan dari kejaksaan, Sudaryanto menyatakan bahwa pemeriksaan itu ada aturan dan mekanismenya"Teman di kejaksaan juga harus mengetahui aturan dan mekanisme itu," tandasnya
 
Sebelumnya, padamnya listik di Bandara Soetta disebabkan adanya gangguan aliran listrik yang ditandai kedipan selama 1,7 detikSalah satu kabel di bawah salah satu titik runway atau landasan pacu bandara rusak.
 
Menurut General Manager PT PLN Distribusi Jakarta dan Tangerang Purnomo Willy B.S., berdasar hasil investigasi bersama PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara dan PT PLN, telah ditemukan penyebab terganggunya aliran listrik tersebutKerusakan itu terjadi pada kabel listrik di salah satu runway atau landasan pacu bandara yang diduga sudah uzur"Kemungkinan rusaknya kabel itu termakan usia karena penggunaannyaNamun, untuk memastikan, hal ini harus diteliti lebih lanjut lagi," ujar Purnomo
 
Menurut dia, pihaknya telah membentuk tim beranggota empat orang untuk meneliti kabel yang rusak tersebut"Lokasi kabel di bawah runway sehingga tidak dapat secara langsung dilihat dan diperbaikiDari sisi teknis PLN, perbaikan kabel tersebut membutuhkan waktu sekitar satu minggu," kata Purnomo(gin/agm)

BACA ARTIKEL LAINNYA... MALANG: Polisi Razia Hotel


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler