Kejar Target Banten Zero PMK, Irjen Kementan Jan Samuel Maringka Bergerak Lakukan Ini

Selasa, 09 Agustus 2022 – 22:26 WIB
Vaksinasi terhadap hewan ternak di Kota Serang, Banten terus dilakukan mengejar target target zero PMK di daerah tersebut. Foto: ilustrasi/Dokumentasi Humas Kementan

jpnn.com, SERANG - Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pelaksanaan vaksinasi pada ternak sejak wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) terjadi di beberapa daerah.

Untuk mencapai zero kejadian PMK dan proses vaksinasi berjalan sesuai harapan, Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Irjen Kementan) Jan Samuel Maringka meningkatkan pengawasan.

BACA JUGA: Kementan dan Peruri Kerja Sama Perluas Cakupan Pendataan Ternak Pascavaksinasi PMK

Contohnya saat Jan Samuel Maringka mengawasi vaksinasi PMK terhadap hewan ternak di Kota Serang, Banten.

Menurutnya, dengan vaksinasi PMK tersebut diharapkan mampu memberikan proteksi kekebalan mencapai 80 persen.

BACA JUGA: Kementan Siapkan Strategi Jitu untuk Penuhi Kebutuhan Gula Nasional

"Vaksinasi sangat penting untuk memutus mata rantai penularan penyakit dan melindungi hewan ternak yang masih sehat agar tidak mudah terpapar," kata Jan Samuel Maringka saat memantau langsung vaksinasi pada Selasa (9/8).

Jan mengatakan berdasarkan laporan sementara wilayah Kota Cilegon tidak pernah memiliki kasus PMK.

BACA JUGA: Kementan-Forkopimda Sanggau Siap Jaga Pangan untuk Masa Depan

Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi dan kerja sama semua pihak dalam melakukan pengawasan hewan ternak.

Dalam kesempatan ini, Jan juga menyampaikan bantuan vaksin dari Kementan sebanyak 4.400 dosis yang diterima langsung jajaran Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten.

Selanjutnya hewan ternak yang telah divaksin ditandai eartag yang memuat QR Code sehingga dapat dilakukan penelusuran

Dia berharap semua upaya dan bantuan ini mampu memberi dampak baik terhadap kesehatan hewan agar tidak mudah terpapar PMK.

"Kegiatan ini untuk menjamin kebutuhan daging masyarakat dalam kondisi aman dan sehat," ujarnya.

Jan memastikan pembagian tugas dalam pengendalian PMK selama ini dilakukan secara baik.

Kementan secara bertahap akan terus menyediakan vaksin dan dinas secara konsisten terus melaksanakan vaksinasi di lapangan.

"Semoga bantuan vaksin ini dapat mempercepat pengendalian PMK di Banten," katanya.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus Tauhid menyampaikan terima kasih atas perhatian jajaran Kementan dalam pengendalian PMK di Banten.

Pelaksanaan vaksin di provinsi paling barat Pulau Jawa ini ditargetkan mencapai 100 ribu ekor dengan masing-masing dua kali vaksin.

Adapun dari 8 Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten, 5 daerah di lantaranya telah berstatus zero case dan 3 lainya terdapat sisa kasus sebanyak 225 ekor.

Dari jumlah 225 kasus tersebar di kota Tangerang 9 ekor, Kab. Serang 16 ekor dan Kabupaten Lebak 200 ekor.

"Kami upayakan pelaksanaan vaksinasi semaksimal mungkin," kata Agus Tauhid.

Dia menargetkan Agustus ini wilayah Banten bebas PMK sebagai kado kemerdekaan dari Banten yang selama ini menjadi penyangga DKI Jakarta. (mrk/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler