Silaturahim Masyayikh & Pengasuh Pesantren se-Jawa Timur

Kejutan Warnai Pidato Cak Imin di Acara Gus Ipul-Mbak Puti

Selasa, 06 Februari 2018 – 21:59 WIB
Gus Ipul dan Mbak Puti berkunjung ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Foto-foto: for JPNN.com

jpnn.com, KEDIRI - Sejumlah kiai sepuh, para pengasuh pondok pesantren dan ibu nyai dari berbagai daerah di Jawa Timur berkumpul dalam Forum 'Silaturahim Masyayikh dan Pengasuh Pesantren se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Selasa (6/2).

Forum ini bertujuan untuk memantapkan pemenangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno (Mbak Puti) di Pilgub Jatim 2018.

BACA JUGA: Yenny Wahid: Ada Kelompok Sengaja Tebarkan Kebencian

Di antara mereka yang hadir adalah KH Zainuddin Jazuli dan KH Nurul Huda Jazuli (Pesantren Ploso Kediri) KH Miftahul Akhyar (Pengasuh Pesantren Miftachussunnah Surabaya) dan KH Hasan Mutawakkil Alallah (Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo).

BACA JUGA: Doa Bupati Ponorogo Buat Gus Ipul-Mbak Puti saat Wayangan

Juga hadir Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi, pimpinan Partai Gerindra, PKS, dan Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.

Hal yang mengejutkan, forum itu mendadak dihadiri juga mantan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo, yang muncul saat sambutan dari Cak Imin. “Selamat datang Pak Imam Utomo,” sapa Cak Imin.

BACA JUGA: Safari ke Mataraman, Mbak Puti Diserbu Ribuan Warga Ngawi

Imam yang merupakan Gubernur Jatim periode 1998-2003 dan 2003-2008 itu disambut hangat para ulama, kemudian dipersilakan duduk di depan.

Cak Imin menegaskan, sudah saatnya Jawa Timur dipimpin santri atau kader NU yang dimandatkan pada Gus Ipul. “Ini keputusan para ulama, para kiai. Dan, Gus Ipul manut kata kiai. Kalau selama ini usulan pada Pakde Karwo diterima tapi belum tentu dilaksanakan, nanti insyaallah, 2018, Gus Ipul akan langsung melaksanakan,” kata Cak Imin.

Sementara saat diberi kesempatan memberikan sambutan, Imam Utomo menyatakan dirinya adalah santri para ulama. “Kalau para ulama sudah memutuskan Gus Ipul, saya ikut para kiai,” kata Imam.

Pensiunan jenderal bintang dua itu mengisahkan, Gus Ipul adalah figur yang sabar. “Selama ini sabarnya luar biasa. Kalau tidak tahan, biasanya Gus Ipul datang ke pondok. Menangis di depan kiai. Nah, sekarang sudah saatnya Gus Ipul harus jadi. Saya dukung,” kata Imam.

Sebelumnya, KH Anwar Iskandar (Gus War) menyatakan bergabungnya Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno merupakan wujud kerja sama kekuatan Islam moderat terbesar di Indonesia (NU) dengan kekuatan nasionalis.

 

“Partai yang mengusung PKB dan PDI Perjuangan harus kerja keras. Juga PKS dan Gerindra. Begitu pula semua harus kerja keras untuk menyukseskan Gus Ipul dan Mbak Puti, yang merupakan cucu Bung Karno,” ujar Gus War. (adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Fahri Hamzah Dorong Cak Imin dan Mas AHY Berani jadi Capres


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler