Kekayaan Perdana Menteri Inggris Mengerikan

Senin, 11 April 2016 – 21:25 WIB
Ilustrasi. Foto: AFP

jpnn.com - LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris David Cameron akhirnya merilis surat pemberitahuan pajak tahunan alias SPT miliknya, Minggu (10/4) kemarin. Tak tanggung-tanggung, SPT yang dibuka ialah enam tahun berturut-turut, sejak 2009 hingga 2015.

Selama enam tahun tersebut, Cameron telah menambah pundi-pundi kekayaannya 1,1 juta pound sterling (Rp 20,4 miliar) dan membayar pajak 400 ribu pound sterling (Rp 7,4 miliar). Cameron berharap langkahnya itu bisa meredakan kecaman publik atas dirinya.

BACA JUGA: Mengerikan! Kepalanya Dipenggal, Disalibkan di Alun-alun

Namun, alih-alih membungkam tudingan, SPT tersebut justru melahirkan pertanyaan baru. Sebab, dari SPT itu diketahui bahwa Cameron mendapatkan 200 ribu pound sterling (Rp 3,7 miliar) dari ibunya, yakni Mary Fleur Cameron, pada 2011.

Banyak pihak yang menilai bahwa itulah cara Cameron untuk menghindari pajak warisan. Sebab, dengan pemberian tersebut, uang itu terbebas dari pajak. Pajak warisan di Inggris cukup besar hingga mencapai 40 persen.

BACA JUGA: Data-data Pertempuran Pasukan Khusus dengan Abu Sayyaf

Banyak pihak yang juga mempertanyakan uang tersebut berasal dari perusahaan penyedia jasa bebas pajak (offshore) Blairmore Holdings yang didirikan ayahnya, Ian Donald Cameron, lewat bantuan Mossack Fonseca Co atau bukan.

Namun, sumber internal di Downing Street mengungkapkan bahwa tudingan itu tidak benar. Uang tersebut adalah pemberian dari ibu kepada anak seperti yang dilakukan warga Inggris yang lain setiap tahun.

BACA JUGA: Menteri Tunisia Ini Kepoin Batik Indonesia

Sebelumnya, Cameron menerima warisan 300 ribu pound sterling (Rp 5,6 miliar) dari Ian. Untuk warisan dari ayahnya tersebut, Cameron sudah membayar pajaknya.

Pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn meminta Cameron merilis SPT-nya beberapa tahun sebelum menjadi PM. Tepatnya ketika dia masih menikmati keutungan dari Blairmore Holdings.

Corbyn curiga Cameron tidak membayar pajak sama sekali atas keuntungan yang didapatkan.

“Saya ingin melihat laporannya. Kami ingin tahu pajak yang dia bayar di SPT-nya. Kami ingin tahu kenapa dia menaruh uangnya di luar negeri dan apakah dia meraup keuntungan,’’ ujar Corbyn.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Cameron dikecam karena terlibat dalam skandal Panama Papers. Dia memperoleh keuntungan dari Blairmore Holdings. Cameron memiliki saham di Blairmore Holdings, tetapi dijual pada 2010 sebelum menjadi PM Inggris. Padahal, saat skandal Panama Papers mencuat, Cameron termasuk paling getol mengecam. (AFP/Reuters/BBC/sha/c14/ami)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Nahas, 100 orang Tewas di Pesta Kembang Api


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler