Kekurangan Oksigen Bisa Perparah Kanker Payudara

Selasa, 25 Februari 2014 – 00:00 WIB

jpnn.com - KANKER payudara adalah salah satu penyakit yang menjadi momok bagi perempuan. Jika kankernya sudah menyebar, risikonya adalah kematian atau operasi pengangkatan payudara.

Namun untuk pasien yang belum parah, ada penelitian terbaru yang menemukan cara agar tumor kanker itu tidak dapat berkembang. Salah satunya adalah selalu mencukupi kadar oksigen dalam tubuh.

BACA JUGA: Memanipulasi Keinginan Menggaruk Gatal dengan Cermin

Penelitian yang dilakukan oleh John Hopkins University di Baltimore menunjukkan kadar oksigen yang rendah dalam tubuh akan memicu produksi protein yang membuat tumor berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adakah pengaruh tubuh dalam proses berkembangnya tumor berbahaya tersebut.

Kanker payudara, paru-paru, tulang, dan liver, termasuk jenis penyakit yang sulit ditangani. Sebab, tumor tersebut cenderung untuk berpindah dari tempat aslinya. Proses tersebut dinamakan sebagai metastatis, proses biologis di mana sel yang terserang kanker menyebar ke sistem tubuh yang lain.

BACA JUGA: 5 Hal Penyebab Hilangnya Gairah Bercinta

Gregg Semenza, profesor bidang obat-obatan yang terlibat dalam penelitian ini mengatakan, sel kanker payudara berkembang akibat tubuh mengantisipasi adanya hypoxia atau kekurangan oksigen. Ketika sedang kekurangan oksigen, tubuh akan melepaskan RhoA dan ROCK1 yang dapat membuat sel-sel sehat untuk beradapatasi, namun juga menyebabkan berkembangnya kanker payudara.

"Ketika sel tumor menyebar, bagian dalam tumor akan kehabisan oksigen karena tidak disuplai oleh pembuluh darah. Hal itulah yang membuat tubuh mengirim sinyal kekurangan oksigen, dan akhirnya melepas protein-protein tersebut," kata profesor. Semenza, seperti dilansir laman medicaldaily, Minggu (23/2).

BACA JUGA: Lima Fakta Lucu tentang Tidur

Hasil uji laboratorium menunjukkan hal sama. Menurut Daniele Gilkes dari tim peneliti laboratorium John Hopkins University, kekurangan oksigen akan membuat kanker melepaskan jaringan yang bernama parallel filaments. Jaringan ini berfungsi untuk menggenggam permukaan luar pada kanker dan membuatnya menyebar.

Gilkes menjelaskan, penelitiannya telah sukses membuktikan bahwa penyebaran kanker payudara dapat dicegah dengan membuat keadaan kekurangan oksigen sejarang mungkin. Harapannya adalah akan ada penelitian lanjutan untuk memahami efek obat pada perkembangan protein RhoA dan ROCK1.

Kanker payudara adalah kanker terganas nomor dua di Amerika Serikat. Dilaporkan bahwa 200 ribu perempuan terserang penyakit tersebut dan 40 ribu di antaranya meninggal setiap tahun. Sementara satu dari delapan perempuan dinyatakan memiliki kanker tersebut.(fny/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bayi Kelainan Jantung Bawaan Meningkat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler