Keluarkan Stimulus Pertumbuhan 6 Persen

Senin, 12 Januari 2009 – 19:58 WIB
JAKARTA - Pemerintah yakin pada 2009 Indonesia bisa capai pertumbuhan ekonomi diatas 6 persenDi bidang ekonomi setidaknya ada tujuh prioritas yang dilakukan agar target tersebut bisa dicapai

BACA JUGA: Harga Sayur dan Susu Juga Diturunkan

  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumumkan tujuh prioritas tersebut usai sidang terbatas Kabinet Indonesia Bersatu di Istana Negara Jakarta, Senin (12/1)
Ketujuh priotitas itu ialah pemerintah berupaya mencegah pengangguran baru akibat PHK (pemutusan hubungan kerja), mengupayakan stimulus pertumbuhan, mencegah inflasi yang tidak semestinya, stabilisasi harga, penerapan stabilisasi harga dikaitkan dengan kemampuan masyarakat.   Selain itu, pangan harus bisa dijangkau, begitu juga dengan gas dan energi harus bisa dikelola

BACA JUGA: SBY Minta Harga Daging Sapi Diturunkan

"Alhamdulillah, meski tahun lalu terdampak perekonomian dunia, hampir bisa dipastikan kita juga bisa mencapai pertumbuhan diatas 6 persen
Ini tentu berbeda dengan negara lain," papar SBY

BACA JUGA: Molornya APBD Picu Korupsi

  Dia berharap seluruh rakyat Indonesia mengetahui bahwa sistem ekonomi yang dianut oleh bangsa Indonesia, bahwa pemerintah melakukan kontrol pasar dan meregulasi harga"Tapi ada yang diatur yaitu yang diregulasi, selebihnya diserahkan kepada mekanisme pasarContoh yang diregulasi misalnya BBM, tarif dasar listrik (TDL), beras dan gabah,"papar presiden   Selebihnya dari yang diregulasi pemerintah, ujar orang nomor satu di Indonesia itu, diserahkan ke hukum ekonomi"Kalau ada yang bilang semua harus diatur pemerintah itu tidak seperti ituAda yang diregulasi yang betul-betul terkait hajat hidup orang banyak dan konsumsi," bebernya   Kendati demikian, kata SBY, penerapan harga tetap harus berdasarkan semua pertimbangan"Harga yang diharapkan seperti beras mesti harus tepatMaka harga itu layak untuk petani, tidak adil bila harganya jatuh bagi petani, tidak adil pula bila harga itu tidak terjangkau oleh komponen lainDijangkau itu dikaitkan dengan penghasilan merekaSemuanya harus dibaca berpasangan jangan dibaca sebagian saja," cetusnya.(gus/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bensin dan Solar Jadi Rp 4500/Liter


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler