Kemdikbud Sudah Salurkan 7,6 Juta KIP untuk Siswa Miskin

Rabu, 07 Juni 2017 – 11:57 WIB
Diskusi kebijakan pendidikan dan kebudayaan di Kantor Kemendikbud, Rabu (7/6). Foto: Mesya Mohammad/JPNN.com

jpnn.com - Sebanyak 7.685.289 Kartu Indonesia Pintar (KIP) telah disalurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) per 6 Juni 2017. Jumlah ini mencapai 50 persen dari target 17.927.308.

Data Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) ‎menyebutkan, pada jenjang pendidikan SD telah tersalurkan 3.996.786 siswa, 2.284.279 siswa SMP, 716.108 siswa SMA, dan 688.116 siswa SMK.

BACA JUGA: Serahkan KIP, Jokowi Berbagi Strategi Belajar Masa Kecil

Menurut ‎Staf Khusus Mendikbud Bidang Monitoring Implementasi Kebijakan, R. Alpha Amirrachman, tahun 2016 pemerintah telah menyalurkan bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 19.221.111 sis‎wa dari keluarga miskin dan rentan miskin.

Target penerima manfaat PIP 2016 sebanyak 17.927.308 siswa dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK.

BACA JUGA: Banyak Anak Tak Sekolah Ogah Gunakan Kartu Indonesia Pintar

"Kenapa ada peningkatan jumlah siswa penerima? Karena ada penambahan alokasi. Jadi ada anak yang hampir lulus juga diberikan sehingga satu alokasi diberikan ‎untuk dua siswa. Meski jumlah siswa penerima banyak tapi dari jumlah anggaran sama alias tidak bertambah," papar Alpha dalam diskusi kebijakan pendidikan dan kebudayaan di Kantor Kemendikbud, Rabu (7/6).

Dia menambahkan, untuk jenjang SD dari target 10.360.614 siswa, Kemendikbud berhasil menyalurkan dana manfaat PIP kepada 10.927.652 siswa. Jenjang SMP dari target 4.369.968 siswa berhasil disalurkan kepada 4.797.073 siswa.

BACA JUGA: 2,9 Juta Anak Tidak Sekolah jadi Sasaran Program Indonesia Pintar

Sedangkan realisasi penyaluran pada jenjang SMA sebanyak 1.655.080 siswa dari target 1.367.559 siswa. Untuk jenjang SMK, yang disalurkan 1.841.306 siswa dari target 1.829.167.

"Untuk mendapatkan data sasaran penerima manfaat PIP secara akurat, Kemendikbud menggunakan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang dikoordinasikan dengan data dari Kementerian Sosial, dan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K)," ujar Alpha.

Sekjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Di‎kdasmen) Thamrin Kasman menambahkan, tujuan PIP untuk membantu anak usia sekolah dan keluarga miskin melanjutkan sekolah sampai lulus dari jenjang pendidikan menengah. Di samping membantu anak-anak yang putus sekolah agar bisa kembali sekolah. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menko PMK Luncurkan Program Revitalisasi SMK di Surakarta


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler