Kemenag Siapkan Ribuan Kuota PPG untuk Guru Madrasah

Minggu, 07 Mei 2023 – 21:44 WIB
Kemenag siapkan ribuan kuota PPG untuk guru madrasah. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) akan kembali menggelar Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi pendidik madrasah. Untuk angkatan pertama tahun 2023, PPG digelar mulai 15 Mei atau tinggal 8 hari lagi

PPG akan berlangsung sekitar empat bulan hingga 10 September 2023. PPG menjadi salah satu upaya Kemenag untuk menghasilkan potret guru profesional yang secara utuh mampu mengaktualisasikan kompetensi dan potensinya sesuai dengan metode kekinian.

BACA JUGA: Info Penting Kemenag Soal Uji Kinerja PPG Guru PAI & Madrasah 

"Insyaallah angkatan pertama PPG madrasah dimulai 15 Mei sampai 10 September 2023. Ada 6.300 guru madrasah yang akan mengikutinya," jelas Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah M Zain dikutip dari laman Kemenag, Minggu (/5).

Menurut M Zain, PPG akan digelar secara online atau daring. Sebanyak 5.200 guru mata pelajaran agama akan mengikuti PPG di 36 PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri).

BACA JUGA: Penjelasan Dirjen GTK Kemendikbudristek soal Sistem PPG Terbaru, Penting!

Sementara itu, PPG bagi 1.100 guru mata pelajaran umum akan berlangsung di enam PTU (perguruan tinggi umum).

Sebagai persiapan, Kemenag telah mematangkan sistem tata kelola dan perangkat akademik pembelajarannya, termasuk modul.

BACA JUGA: Di HGN 2022, Mas Nadiem Ungkap Masalah PPG & Pengangkatan PPPK Guru 

“Modul PPG Madrasah, khususnya mata pelajaran Agama secara konten diharapkan tidak hanya terintegrasi dengan implementasi kurikulum merdeka. Secara praktik mampu mengajak para guru terampil dalam menghasilkan produk pembelajaran yang berkualitas,” terang M Zain.

Zain mengapresiasi kerja tim reviewer modul ini, dan mengharapkan seluruh modul akan tuntas dalam waktu dekat mengingat PPG akan dimulai pada minggu kedua bulan Mei 

Kemenag juga telah membentuk tim khusus untuk menyusun desain kurikulum merdeka melalui PPG. 

Kasubdit Bina GTK MA/MAK Anis Masykhur, mengatakan pembentukan tim ini sebagai strategi meminimalisasi “roaming” terhadap kurikulum bagi guru madrasah pascamengikuti PPG.

Subkoordinator Bina Guru MI dan MTs, Mustofa Fahmi menambahkan, berdasarkan data Simpatika per 2 Mei 2023, jumlah guru madrasah yang telah meng-upload pakta integritas sebanyak 44.373 orang, terdiri atas 9.620 guru ASN dan 34.753 guru non ASN.

"Dari total yang sudah meng-upload pakta integritas, telah selesai dilakukan plotting by system," ujar Zain.

Saat ini guru madrasah yang sudah mendapatkan kuota, secara mandiri dan responsif, diharapkan mempersiapkan diri semaksimal mungkin dan jangan sampai ada yang mengundurkan diri. 

Jika ada guru yang mengundurkan diri tanpa alasan yang jelas, berkonsekuensi tidak bisa ikut PPG di tahun berikutnya.

Guru yang belum memperoleh kuota pada angkatan pertama tahun 2023, diimbau tetap semangat dan optimis. Sebab, kesempatan memperoleh kuota pada angkatan berikutnya tetap terbuka.

Seluruh LPTK agar segera menuntaskan beberapa kegiatan yang berlangsung sejak 2022. Misalnya Yudisium. LPTK juga harus mempersiapkan refreshment bagi dosen serta menyelesaikan proses verval calon mahasiswa yang sudah ditetapkan oleh Direktorat untuk mengikuti PPG angkatan I tahun ini," pungkasnya. (esy/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler