Kemendikbud Kirim Guru SMK ke Belanda

Kamis, 08 Maret 2018 – 18:07 WIB
Dirjen Dikdasmen Hamid Muhammad (kedua dari kanan) saat mou dengan Belanda. Foto: Mesya Mohammad/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Dua Sekolah Menengah Khusus (SMK) yaitu SMKN 2 Subang Jawa Barat dan SMKN 2 Jember Jawa Timur menjadi percontohan untuk pengembangan bidang pertanian.

Dalam pengembangan SMK bidang pertanian ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggandeng Belanda.

BACA JUGA: Mitsubishi Donasi 2 Truk Colt Diesel ke SMK di Jakarta

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Hamid Muhammad mengungkapkan, kedua sekolah tersebut akan direvitalisasi selama tiga tahun.

Hasil percontohannya nanti akan direplikasi kepada SMK bidang pertanian lainnya di Indonesia.

BACA JUGA: Masyarakat Muslim Sulut Makin Percaya IAIN Manado

"Kenapa kami hanya pilih dua SMK, karena biar fokus dan harus jadi," ujar Dirjen Hamid saat penandatanganan kerja sama dengan Belanda di Jakarta, Kamis (8/3).

Nantinya, dalam revitalisasi ini tidak hanya siswa yang diberi pelatihan, tapi juga guru. Guru-guru SMK ini akan dikirim ke Belanda untuk pelatihan.

BACA JUGA: Beasiswa ke Luar Negeri untuk SMK dan BLK Perlu Perpres

Lebih jauh dikatakan Hamid, ada empat kegiatan utama yang akan dilakukan Kemendikbud dan Belanda.

Pertama, penguatan kerja sama antara lembaga pemerintah, sekolah, dan industri melalui program kerja bersama serta pengembangan teaching factory.

Kedua, pengembangan kurikulum, modul pembelajaran, dan standar kompetensi yang selaras dengan industri. Ketiga, pelatihan untuk guru dan tenaga kependidikan di industri dan Belanda.

Keempat, pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur SMK meliputi laboratorium serta teaching factory. (esy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa, Rp 2,5 Juta per Semester


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
SMK   pendidikan  

Terpopuler