Kemendikbudristek: Digital Export Jadi Galeri Produk Ekspor Karya Mahasiswa

Jumat, 14 Januari 2022 – 17:45 WIB
Plt Dirjen Diktiristek Nizam saat meresmikan Digital Export Showcase dalam pameran inovasi di Gedung Diktiristek. Foto mesya/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak 198 produk ekspor karya mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia siap merambah pasar global.

Menurut Plt. Dirjen Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Kemendikbudristek Nizam, sebanyak 198 produk ekspor itu dihasilkan oleh 777 mahasiswa dari 223 perguruan tinggi se-Indonesia dari Aceh sampai Papua.

BACA JUGA: Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek Raih 2 Rekor MURI

Nizam mengatakan mahasiswa yang mengikuti program Kampus Merdeka studi independen menjadi eksportir baru 4.0 pada semester gasal tahun ajaran 2021/2022 yang dilaksanakan Sekolah Ekspor sebagai mitra Diktiristek.

"Digital Export akan menjadi galeri produk ekspor yang dihasilkan mahasiswa," kata Nizam saat meresmikan Digital Export Showcase dalam pameran inovasi di Gedung Diktiristek, Kamis (13/1).

BACA JUGA: Detik-Detik Bupati PPU Ditangkap KPK, Ada Perempuan dan Uang Sekoper, Hmmm

Pada semester genap 2022, Sekolah Ekspor kembali mendapat kepercayaan dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Dikti untuk menyelenggarakan pembelajaran ekspor di luar kampus.

Pembelajaran Digital Export bisa diikuti mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta seluruh Indonesia dan minimal sudah masuk Semester 5.

BACA JUGA: Solusi BKN Bagi Calon PPPK yang Terlambat Mengisi DRH, Masih Ada Harapan

"Di tengah situasi pandemi sekarang ini, menjadi eksportir adalah pilihan atau orientasi karier yang sangat menantang, yang tentunya menyatu dengan karakteristik generasi muda," terang Nizam.

Kepala Sekolah Ekspor Handito Hadi Joewono menyebut pada semester genap 2022, Program Kampus Merdeka SIB (Studi Independen Bersertifikat) memberi penekanan lebih besar pada pendayagunaan teknologi digital dalam pengembangan ekspor.

Hal itu bertujuan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat luas, khususnya kalangan perguruan tinggi untuk menjadi eksportir.

"Itu juga sebagai bagian dari program akselerasi mencetak 500 ribu eksportir baru yang digagas Sekolah Ekspor bersama beberapa asosiasi usaha dan KADIN," ucapnya.

Pada peresmian Digital Export Showcase sebagai Galeri Ekspor Produk Mahasiswa, juga dilakukan pelepasan ekspor perdana produk mahasiswa SIB Kampus Merdeka peserta Sekolah Ekspor ke Taiwan, Pakistan dan Jepang yang dikirim melalui Pos. (esy/fat/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler