Kemendikbudristek Dukung Vaksinasi Covid-19 bagi Masyarakat Baduy

Kamis, 14 Oktober 2021 – 22:05 WIB
Vaksinasi bagi masyarakat Baduy. Foto Humas Kemendikbudristek

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan mendukung vaksinasi untuk masyarakat Baduy, di Kabupaten Lebak, Banten. 

"Vaksinasi merupakan salah satu upaya untuk memastikan masyarakat, komunitas adat, serta generasi penerusnya mampu bertahan dari pandemi (Covid-19),” kata Direktur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Kemendikbudristek Sjamsul Hadi, Kamis (14/10).

BACA JUGA: Kawal Vaksinasi Covid-19, TNI Menghadapi Kendala Ini di Lapangan

Kemendikbudristek bersama Kemenko PMK, Kementerian Kesehatan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang tergabung dalam tim koordinasi layanan advokasi bagi penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan masyarakat adat, telah melakukan vaksinasi bagi 1000 masyarakat adat di Kabupaten Lebak, Banten. 

Menurut Sjamsul inisiatif pemberian vaksin untuk masyarakat adat dipersiapkan melalui rapat koordinasi yang melibatkan kementerian/lembaga, pemda terkait, dan LSM. 

BACA JUGA: Tren Kasus Covid-19 Turun, Panglima TNI: Kita Bersyukur tetapi Harus Waspada

Dalam pelaksanaan vaksinasi masyarakat adat, semua pihak seperti Pemerintah Kabupaten Lebak, Mandalawangi, Persatuan Urang Baduy (PUB), Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, saling bekerja sama. 

"Pemberian vaksin bagi masyarakat adat mendapat respons yang positif dari berbagai pihak terkait," ujarnya.

BACA JUGA: Catat, Satgas Covid-19 Beri Izin Masuk Pelaku Perjalanan Internasional dari Jalur Ini

Dia mengatakan pandemi Covid-19 telah memberikan dampak luas, tidak terkecuali bagi masyarakat adat. 

Menurut dia, masyarakat adat merupakan kelompok yang dianggap rentan terhadap penularan Covid-19 karena interaksinya dengan orang-orang yang kerap keluar masuk ke lingkungan mereka.

Sjamsul berharap kegiatan vaksinasi kepada masyarakat adat bisa mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19. 

Di samping merupakan salah satu upaya pemenuhan hak-hak masyarakat adat sebagai bagian dari NKRI dan bisa membuka akses kesehatan bagi seluruh masyarakat adat di Indonesia.

"Selain pemberian vaksin juga dilakukan penanaman bibit pohon, penyerahan sarana penunjang kesehatan seperti masker, sabun cuci tangan hingga vitamin, serta penunjang pendidikan bagi masyarakat adat," pungkas Sjamsul Hadi. (esy/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur : Boy
Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler