Kemenko PMK Jamin Distribusi Bantuan Korban Gempa Aceh Merata

Rabu, 14 Desember 2016 – 21:47 WIB
Menko PMK Puan Maharani saat mengunjungi korban gempa Aceh di RS Zainoel Abidin. Foto: source for JPNN.com

jpnn.com - ACEH - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani memberikan kepastian penanganan pengungsi korban Gempa Aceh akan berlangsung efektif.

Mbak Puan juga menjamin, distribusi bantuan di berbagai titik bencana di Aceh akan merata.

BACA JUGA: Kepala Bakamla Akui Anak Buahnya Terjaring OTT KPK

Hal itu diungkap Menko PMK usai memimpin rapat koordinasi tingkat menteri yang membahas mengenai penanganan bencana gempa bumi di Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, dan Bireuen, Provinsi NAD, Rabu (14/12) malam.
 
Tampak hadir pada rakor antara lain Mendikbud Muhadjir Effendy, MenPUPR Basoeki Hadimoeljana, Mensos Khofifah Indar Parawansa, Ka BNPB Willem Rampangilie dan perwakilan K/L lainnya.
 
Puan mengoordinasikan penanganan tanggap darurat yang dilaksanakan oleh kementerian/lembaga teknis, terutama untuk beberapa masalah penting terkait; pengungsian (pendataan para pengungsi, kebutuhan dan distribusi bantuan, tempat tinggal sementara), bantuan pengungsi dan masyarakat (pendataan jenis dan jumlah kebutuhan), penanganan kesehatan (pos dan tim pelayanan kesehatan), pemulihan fungsi pendidikan (tempat penyelenggaraan fungsi sekolah), pemulihan infrastruktur dasar (air, listrik, tempat tinggal), serta pemulihan fasilitas umum (RS, sekolah, dll).
 
Menko PMK juga menekankan kepastian adanya tindak lanjut penanganan kesehatan para pengungsi mulai dari trauma psikis hingga medis.
 
“Kami juga akan berusaha terus menjaga agar anak-anak tetap bisa bersekolah dan kegiatan belajar mengajar tidak berhenti meski harus berada di tenda-tenda darurat, apalagi saat masa semester-an begini,” ungkap Puan.

“Saya juga minta agar segera dibangun sekolah darurat sejalan dengan perbaikan infrastruktur yang lain,” imbuhnya.

BACA JUGA: MenPAN-RB Tak Ingin Ada Lagi PNS Terlibat Narkoba

Sebelum memimpin rakor tersebut, Menko PMK dan rombongan menuju RS Zainoel Abidin di Kota Banda Aceh untuk menjenguk para korban bencana gempa di Kab Pidie Jaya. 

Kehadiran Menko PMK yang didampingi oleh Mendikbud Muhadjir Effendy, Plt Gubernur NAD Soedarmo, Deputi Menko PMK Bidang Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Yan Manggesa, dan Dirut RS Zainoel Abidin dr. Fachrul Jamal, disambut oleh Wakil Direktur RSUD Zainoel Abidin, dr. Isra Firmansyah. 

BACA JUGA: Novanto Perintahkan Kader di DPRD Kawal Pembangungan Daerah

Selain melihat perkembangan terkini perawatan medis terhadap para korban, Menko PMK juga menyerahkan sejumlah bantuan antara lain sarung, tas, buku bacaan, dan sebagainya. 

Pada kesempatan tersebut, Menko PMK juga menyemangati dan mendoakan langsung beberapa pasien, sekaligus menyalurkan sumbangan dari Kementerian Sosial dalam bentuk uang masing-masing Rp 5 juta kepada tiga korban bencana atas nama Jamaluddin, Rabiah Makam, dan Ramadan.

Gerak cepat pemerintah sudah berjalan sejak wilayah Pidie Jaya dan sekitarnya diguncang gempa. Selain menimbulkan kerusakan parah, gempa tercatat telah menewaskan 101 korban jiwa, 139 luka berat dan 718 luka ringan. 
 
Masa tanggap darurat bencana juga sudah ditetapkan sejak tanggal 7 hingga 20 Desember 2016. Para pengungsi kini tersebar di 120 titik di Kab Pidie Jaya berjumlah 82.122 jiwa; empat titik di Kab Bireun berjumlah 1.716 jiwa; dan dua titik di Kab Bireuen berjumlah 1.295 jiwa. 

Kementerian/Lembaga Negara yang sudah menurunkan bantuan sejauh ini tercatat antara lain Kemenkes, Kemensos, BNPB, PUPR, Kemendikbud, Kemenhub, Basarnas, TNI, Polri, BPPBA, BPBD Binjai, BPBD Jatim, BPBD Sumbar, dan PMI Pusat. (adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... New Ninja Yakini Ahok Tak Mungkin Bermain Drama di Kursi Terdakwa


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler