Kemenkominfo Sebut Migrasi TV Digital Bikin Perekonomian Makin Terpadu

Kamis, 03 Maret 2022 – 08:14 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyatakan migrasi siaran analog ke digital akan memacu perekonomian. Ilustrasi TV: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyatakan migrasi siaran analog ke digital akan memacu perekonomian.

Staf Khusus Menkominfo RI Bidang Komunikasi Politik, Philip Gobang menilai migrasi tersebut akan mempermudah akses internet dan menumbuhkan ekonomi digital.

BACA JUGA: Migrasi Analog ke TV Digital, Menyehatkan Industri Penyiaran

Oleh karena itu, Kemenkominfo memastikan tahapan penyelenggaraan Analog Switch Off (ASO) berjalan sesuai rencana pemerintah 2022 ini.

“Manfaat yang akan kita dapatkan dari migrasi TV analog ke TV digital itu terkait dengan internet dan kegiatan perekonomian semakin terpadu,” ujarnya dalam Webinar Seputar Siaran TV Digital: Alasan Beralih ke Siaran TV Digital, dari Jakarta, Rabu (2/3).

BACA JUGA: 5 Stasiun TV Ini Bakal Menghentikan Siaran Analog, Resmi Pakai Program Digital

Philip menyebut migrasi TV digital dapat mendorong masyarakat untuk makin produktif dengan memanfaatkan akses layanan internet, sehingga berbagai ide dan gagasan kreatif dapat tersalurkan.

Dia menilai usaha-usaha UMKM juga akan didorong mendapatkan peluang dan kemudahan untuk menembus pasar yang lebih luas melalui akses internet.

"Program penghentian TV analog juga selanjutnya kemudian beralih ke TV digital itu terkait dengan kualitas layanan internet,” jelasnya.

Philip menilai makin cepat masyarakat beralih ke TV digital, maka tersedia ruang yang lebih terbuka bagi layanan internet.

“Kenapa? karena kita memanfaatkan akses internet yang lebih cepat dari sebelumnya. Hal ini yang kemudian mendorong pula pembangunan ekosistem digital dan ini merupakan suatu kesempatan yang penting atau peluang yang besar untuk mendorong bertumbuhnya ekonomi digital,” tandasnya.

Kemenkominfo juga bakal memberikan stimulus kepada masyarakat agar manfaat dari program ASO dapat meningkatkan digital dividend.

“Migrasi TV digital juga manfaat ekonomi untuk masyarakat secara umumnya adalah adanya apa yang disebut dengan digital dividend yang didapat dari migrasi siaran TV analog ke digital. Hal ini sekali lagi dia menyokong pertumbuhan ekonomi digital,” ujarnya.

Philip mengatakan program ASO yang ditargetkan rampung pada 2 November 2022 itu dibidik untuk menciptakan penghematan frekuensi, sehingga busa digunakan untuk layanan telekomunikasi seluler sebagai digital dividend.

Selama masa pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi digital meningkat setiap tahun karena masyarakat lebih sering mengakses dan menggunakan layanan internet.

Oleh karena itu, migrasi TV digital membuka banyak sekali peluang kerja, munculnya usaha kreatif yang memanfaatkan ruang digital yang makin terbuka lebar.

"Pada saat yang sama masyarakat dapat menikmati siaran digital dengan lebih luas jaringannya, akses untuk mendapatkan siaran juga lebih cepat dan gambarnya lebih jernih,” tegas Philip. (mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler