Kemenpora dan FORMI Siap Memulai Program Indonesia Bugar 2045

Jumat, 03 Juli 2020 – 22:53 WIB
MoU Indonesia Bugar 2045 antara Kemenpora bersama FORMI. Foto: Amjad/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Kemenpora melakukan perjanjian kerjasama (MoU) bersama Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI).

MoU ini menandai Program unggulan Indonesia Bugar 2045 siap dimulai.

BACA JUGA: Usai Menyuruh Istri Tidur Duluan, Sang Suami Nekat Berbuat Terlarang di Teras Rumah

Dalam perjanjian kerjasama yang dilakukan di Kemenpora, Jumat (3/7), hadir Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, Ketua Umum FORMI Hayono Isman, dan perwakilan dari Asisten Deputi Olahrga rekreasi.

Program ini dibuat bertujuan untuk membuat masyarakat Indonesia sadar akan pentingnya menjaga kebugaran dengan berolahraga. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, sehingga tubuh bisa bugar dan imun meningkat.

BACA JUGA: Wanita Paruh Baya Itu Tewas Mengenaskan di Penginapan, Diduga Dibunuh Si Kakek

"Targetnya, melalui Indonesia Bugar yang tentu saja dengan berolahraga, akan terbangun masyarakat yang bugar, bangsa yang bugar. Jika masyarakat berolahraga teratur dalam jumlah masif, bibit atlet di olahraga prestasi juga akan betambah dan berkualitas," kata Ketua Umum FORMI Hayono Isman.

"Mudah-mudahan hikmah dari Covid-19 ini bugar harus diangkat sebagai target pemerintah yang serius. Karena jika tidak bugar masyarakatnya, ya akibatnya kita rasakan sekarang," imbuh Hayono.

BACA JUGA: Pelaku Pembunuhan Sadis di Bandar Klippa Ditangkap, Oh Ternyata

Program Indonesia Bugar 2045 ini pun akan dipantau berkala perkembangannya oleh Kemenpora. Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta memastikan program ini akan dievaluasi setiap akhir tahunnya. Tujuannya, untuk melihat persentase kenaikan level kebugaran di masyarakat yang angkanya masih sedikit, bisa meningkat setiap tahun.

"Kenapa harus lama sekali menunggu 2045? Karena posisi sekarang itu presentasi kebugarannya cuma sedikit. Kita punya target dari Bappenas tahun ini presentasinya harus naik jadi 35 persen dari 31 persen tahun lalu," tutur Isnanta.

"Evaluasi setiap tahun kami akan lakukan, naik tidak derajat kebugaran masyarakat. Naik tidak angka partisipasi masyarakat dan itu akan dihitung oleh Sport Development Indonesia," lanjutnya.

FORMI sendiri memiliki beberapa induk olahraga yang familiar di masyarakat. Mulai street soccer, bersepeda, senam, jalan sehat, hingga olahraga extreme sport yang makin banyak peminatnya.

BACA JUGA: Pecatan Polisi Itu Ditembak Mati karena Serang Petugas Pakai Garpu Sampah dan Parang, Dooor!

"Olahraga masyarakat itu tak tergantung satu-dua cabang saja, tapi tergantung minat. Ada yang suka street soccer, extreme sport, ada yang suka senam, gowes atau bersepeda, jalan sehat silakan, yang penting bergerak. Karena prinsip dari olahraga masyarakat itu harus menyenangkan," tandasnya. (dkk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler