Kementan Perkenalkan Manfaat Kartu Tani ke Petani Bangkalan

Senin, 21 September 2020 – 16:29 WIB
Kartu Tani. Foto: Humas Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menyosialisasikan manfaat Kartu Tani kepada para petani di Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Kartu Tani memiliki banyak manfaat buat petani, karena kegunaannya lebih dari sekadar menyalurkan pupuk bersubsidi.

BACA JUGA: Kementan Imbau Petani di Subang Segera Mengurus Klaim Asuransi

“Sebagai tahap awal, Kartu Tani memang digunakan sebagai sarana untuk mendukung penyaluran pupuk subsidi. Tapi pemerintah akan memanfaatkan Kartu Tani lebih dari dari. Kartu Tani akan menjadi acuan pemerintah dalam menyalurkan program bantuan ke depannya,” kata Mentan SYL, Senin (21/9).

Sementara itu Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy menjelaskan jika penggunaan Kartu Tani akan dilakukan secara bertahap.

BACA JUGA: Daerah Ini Siapkan Sanksi Denda dan Kurungan Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

“Sebagai tahap awal Kartu Tani akan dilaksanakan di empat wilayah saja, yaitu Pulau Jawa, Madura, Sumbawa, dan Sumbawa Barat. Sedangkan di tahun 2021 ditargetkan penggunaannya bisa efektif di seluruh Tanah Air,” katanya.

Edhy menjelaskan bahwa pada masa transisi ini, Kementan juga menyiapkan skema agar penyaluran pupuk subsidi tetap bisa berjalan maksimal.

BACA JUGA: Pak Menag ke NTB Sebelum Positif Covid-19, Gubernur Jalani Swab Test

“Untuk petani yang belum mendapatkan Kartu Tani, kami pastikan tetap bisa mendapatkan pupuk subsidi secara manual. Karena bisa menggunakan data di eRDKK,” jelas Edhy.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Disnatahorbun) Kabupaten Bangkalan Puguh Santoso mengatakan Kartu Tani cukup penting.

“Jadi pemerintah pusat memudahkan petani, cuma kesan awalnya agak ribet tapi enak nantinya dengan kartu tani itu,” kata Puguh.

Untuk mengajukan kartu tani itu, Puguh meminta para petani mendaftar kepada penyuluh pertanian di setiap kecamatan melalui kelompok tani (Poktan) masing- masing.

“Caranya bawa KTP dan KSK kepada penyuluh melalui kelompok tani di desa masing- masing. Nanti akan diteruskan ke BNI dan akan dibuatkan formulir,” tambahnya.(jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler