Kementerian PUPR Pastikan Produk Baja dan Jasa Penunjang di IKN Sangat Diperlukan

Rabu, 18 Oktober 2023 – 21:35 WIB
Penandatanganan nota kesepahaman antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dengan PT Karya Logistik Nusantara terkait penyediaan produk baja dan jasa penunjangnya dalam rangka pembangunan IKN Nusantara, Rabu (18/10). Foto: Dokumentasi Bagian Hukum dan Komunikasi Publik Kementerian PUPR

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto memastikan penyediaan produk baja dan jasa penunjangnya dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sangat diperlukan.

Untuk itu, kata Dirjen Iwan, Kementerian PUPR mendorong agar produsen baja nasional dan kontraktor mengutamakan produk baja dalam negeri dalam pembangunan IKN.

BACA JUGA: Lantik 13 Pejabat Pengawas, Dirjen Perumahan Iwan Suprijanto Sampaikan Sejumlah Pesan

“Semakin masifnya pembangunan IKN saat ini tentunya akan semakin membutuhkan produk baja dan jasa penunjangnya,” kata Dirjen Iwan Suprijanto di sela-sela penandatanganan nota kesepahaman antara PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk dengan PT Karya Logistik Nusantara, Rabu (18/10).

Penandangan kerja sama keduanya yang berlangsung di Gedung Krakatau Steel, Jakarta mencakup penyediaan produk baja dan jasa penunjangnya dalam rangka pembangunan IKN Nusantara.

BACA JUGA: Mantap! Pembangunan PSU Bikin Rumah Bersubsidi Kini Makin Diminati Masyarakat

Menurut Dirjen Iwan, IKN juga menjadi ajang bagi produsen baja nasional dan BUMN untuk menunjukkan kualitas produksi, pekerjaan dan sinergi dalam proses pembangunan di lapangan.

Selain itu, jasa logistik pelabuhan dan produk baja nasional ke depan juga harus semakin dapat kepercayaan agar bisa bersaing secara sehat.

BACA JUGA: Info dari Kementerian PUPR Soal Rencana Pembangunan Terowongan Bawah Laut IKN

Terkait dengan pasokan baja ke IKN, Dirjen Iwan menilai perlu adanya konsolidasi sehingga barang yang dikirimkan tidak hanya berupa lonjoran batang baja secara utuh, tetapi sebisa mungkin sudah dirancang agar bisa langsung dirangkit dan dipasang ketika sampai di tempat proyek pembangunan.

Dirjen Iwan menambahkan Kementerian PUPR juga mendorong penerapkan revolusi konstruksi dengan konsep pembangunan yang meminimalisir sampah konstruksi atau minimum waste construction.

"Jadi sebisa mungkin nantinya baja yang dipasok harus sudah siap untuk dipasang,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Dirjen Iwan juga mengapresiasi kerja sama antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dengan PT Karya Logistik Nusantara.

Dia menyebut pada akhir tahun ini pembangunan IKN akan semakin masif mengingat sudah banyak proyek pemerintah dan investor yang mulai melaksanakan ground breaking infrastruktur di IKN.

“Jangan memaknai pembangunan IKN sebagai proyek semata, tetapi bagaimana visi besar pemerintah ke depan untuk kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan Indonesia sehingga bisa bersaing dengan bangsa maju lainnya,” pesan Dirjen Iwan.

Sebagai informasi, penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara langsung oleh Direktur Komersial PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Muhammad Akbar dengan Direktur Utama PT Karya Logistik Nusantara Ferry Endrianto.

Selain itu, turut disaksikan Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto dan Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler