Kemnaker Lakukan Terobosan Ini untuk Mempercepat Pengembangan Kompetensi SDM Papua

Rabu, 28 Juni 2023 – 11:46 WIB
Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Caswiyono Rusydie Cakrawangsa saat menyampaikan arahan pada acara yang berlangsung di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sorong, Selasa (27/6). Foto: Dokumentasi Humas Kemnaker

jpnn.com, SORONG - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggenjot pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Papua.

Pasalnya, kekayaan sumber daya alam (SDA) di Papua akan dapat berdaya guna bagi kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut jika dikelola oleh SDM yang kompeten.

BACA JUGA: Sekjen Anwar Sanusi Tegaskan Komitmen Kemnaker Mengonsolidasikan Informasi Pasar Kerja

"SDA yang kaya membutuhkan SDM yang berdaya untuk mengelolanya," kata Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Caswiyono Rusydie Cakrawangsa di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sorong, Selasa (27/6).

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mencanangkan tranformasi balai latihan kerja (BLK) Sorong menjadi pusat pengembangan kompetensi bagi putra-putra Papua agar dapat mengelola kekayaan SDA dan potensi daerahnya sendiri.

BACA JUGA: Kemnaker akan Berikan Penghargaan Kepada Mediator Hubungan Industrial Berkinerja Baik

Hal tersebut, kata Caswiyono, sebagai upaya mempercepat pengembangan SDM Papua.

Setelah melalui kerja panjang sejak 2021, kini transformasi BPVP Sorong sudah dapat dilihat hasilnya.

Menurut Caswiyono, BPVP Sorong kini sudah bertransformasi dan siap menjadi pusat pengembangan kompetensi SDM Papua.

"BPVP Sorong siap tampil di garda depan untuk menyiapkan generasi emas Papua," ujar Caswiyono.

Lebih lanjut ia mengatakan, transformasi dilakukan Kemnaker dengan agenda rebranding, reformasi kelembagaan, redesain pelatihan, revitalisasi infrastruktur, peningkatan SDM pelatihan, dan pengembangan kolaborasi.

"Melalui terobosan ini BPVP Sorong kini memiliki tata kelola yang lebih baik, program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja Papua, gedung dan sarana pelatihan yang memadai, SDM kepelatihan yang berkompeten serta kemitraan dan jaringan kerja yang semakin luas," bebernya.

Melalui transformasi ini, Kemnaker melakukan redesain pelatihan agar sesuai dengan pasar kerja lokal dan kebutuhan masyarakat Papua di berbagai sektor, termasuk sektor pariwisata sebagai sektor stretegis Papua.

Untuk mendukung pengembangan potensi pariwisata Papua, BPVP Sorong mengembangkan kompetensi SDM pariwisata melalui berbagai kejuruan, seperti perhotelan, bahasa, dan kuliner.

"Melalui transformasi ini, Kemnaker juga melakukan revitalisasi infrastruktur pelatihan dengan membangun workshop baru, modernisasi peralatan pelatihan hingga meningkatkan kapasitas dan aksesabilitas pelatihan," kata Caswiyono lagi.

Untuk meningkatkan daya jangkau pelatihan, Kemnaker juga akan membangun Balai Pelatihan Vokasi di seluruh provinsi di Papua dan workshop-workshop satelit di berbagai daerah strategis di Papua.

Menurutnya, tahun ini Kemnaker akan mulai membangun UPTP Balai Pelatihan Vokasi dan Produtivitas di Jayapura.

Caswiyono berharap tahun depan BPVP di semua provinsi baru, yaitu di Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat dapat dibangun.

"Langkah ini sangat penting untuk memeratakan akses pengembangan SDM sebagai bentuk kehadiran negara untuk memenuhi hak semua warga Papua untuk meningkatkan kompetensinya," tegasnya.

Selain itu, untuk mengembangkan talenta muda Papua, Kemnaker juga membangun Talent Corner di BPVP Sorong.

Talent Corner merupakan wahana pengembangan future jobs (pekerjaan-pekerjaan masa depan) bagi anak-anak muda Papua.

"Kami mengajak anak-anak milenial di seluruh tanah Papua untuk datang mengembangkan potensinya di BPVP Sorong," tandasnya. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler