Kenali, 8 Tanda Anda Mengonsumsi Terlalu Banyak Gula

Rabu, 22 Juni 2016 – 11:00 WIB
Ilustrasi

jpnn.com - SEPOTONG cokelat, cupcake atau brownies memang sukar ditolak lidah. Rasanya yang manis jelas mampu menggoda iman, terlebih bila perut sedang merasa lapar. Tapi, hati-hati mengonsumsinya, sebab makanan-makanan ini mengandung banyak gula.

Gula bermanfaat untuk menyediakan energi bagi tubuh. Tapi, sadarkah Anda kalau kadar gula yang berlebihan di tubuh tak hanya bisa mengacaukan diet, tapi juga berpotensi menganggu kesehatan.

BACA JUGA: Ternyata, Minyak Kelapa Kaya Manfaat

Berikut tanda-tanda peringatan bahwa Anda makan terlalu banyak gula, seperti dilansir laman India Times, Senin (20/6).

1. Lesu.

BACA JUGA: Kembalikan Gigi yang Hilang dengan Implan Tanpa Pembedahan

Jika Anda merasa selalu lelah dan sering mengonsumsi gula untuk menghilangkan kelelahan, maka gula darah Anda mungkin bisa naik turun. Meskipun makanan tinggi gula meningkatkan energi, namun makanan itu juga bisa buat Anda lelah.

2. Keinginan untuk mengonsumsi karbohidrat dan gula.

BACA JUGA: Yuk Cegah Hipertensi!

Jika Anda kerap makan makanan ringan bergula setiap hari begitu banyak, maka disarankan untuk menghindari makanan olahan dan gula putih. Anda bisa menggantinya dengan gula alami.

3. Daya tahan tubuh menurun.

Kelebihan asupan gula bisa merusak sel-sel darah putih Anda, yang memengaruhi daya tahan tubuh. Nah, jika Anda sering jatuh sakit, maka Anda mungkin perlu memeriksa asupan gula.

4. Kecemasan.

Gula bisa mengacaukan hormon dan menyebabkan perubahan suasana hati dan masalah kecemasan. Gula memiliki kapasitas untuk membuat emosi Anda naik turun.

5. Jerawat.

Gula juga bisa merusak kulit Anda, menyebabkan jerawat dan ketidakseimbangan lainnya. Kulit dan rambut adalah indikator dari apa yang terjadi di dalam tubuh Anda. Jika Anda memiliki masalah kulit yang mengganggu, tampaknya Anda harus memperhatikan asupan gula.

6. Berat badan mendadak naik.

Apakah Anda tahu lemak tidak membuat gemuk, tapi gula yang mennyebabkan hal itu. Jika Anda telah mencoba menurunkan berat badan dengan makan diet rendah lemak, tapi masih mengonsumsi gula dan karbohidrat lainnya, maka jangan kaget jika berat badan tetap naik.

Gula juga bisa mendatangkan malapetaka dalam usus, yang menghambat penurunan berat badan.

7. Tekanan darah tinggi.

Kebanyakan orang hanya menghubungkan garam dengan tekanan darah tinggi, namun menurut studi oleh University of Colorado, hipertensi dan konsumsi gula yang berlebihan juga terkait.

8. Diabetes.

Terlalu banyak konsumsi gula bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Jika Anda sering merasa haus terlepas dari makan teratur dan hidrasi, maka itu tandanya, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter.(fny/chi/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketahui Bahaya Menjadi Workaholic


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler