Kenali Gejala Infeksi Paru-Paru, Penyakit yang Sebabkan Tjahjo Kumolo Meninggal

Jumat, 01 Juli 2022 – 15:55 WIB
Menpan-RB Tjahjo Kumolo meninggal akibat infeksi paru-paru. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Tjahjo Kumolo meninggal dunia akibat infeksi paru-paru.

Diketahui, Tjahjo Kumolo mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta, Jumat (1/7).

BACA JUGA: Istri Ungkap Kondisi Ameer Azzikra Sebelum Divonis Infeksi Paru-Paru

Infeksi paru-paru yang diidap Tjahjo Kumolo adalah kondisi paru-paru yang mengalami peradangan akibat adanya infeksi.

Melansir laman Alodokter, infeksi paru-paru disebabkan oleh kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.

BACA JUGA: Sempat Mengira Berita Tjahjo Kumolo Meninggal Hoaks, Ketum Honorer Non-K2 Menangis

Penularan infeksi paru-paru bisa terjadi melalui udara yang mengandung percikan ludah penderitanya saat batuk atau bersin.

Umumnya, bakteri merupakan penyebab yang paling sering terjadi pada kasus infeksi paru-paru. Biasanya, infeksi akibat bakteri bisa berlangsung lebih lama dan berat.

BACA JUGA: Waspada! Influenza Bisa Menimbulkan Infeksi Paru-paru

Adapun jenis bakteri yang paling umum menyebabkan infeksi paru-paru ialah Streptococcus pneumonia, Mycoplasma pneumoniae, Bordetella pertussis, dan Mycobacterium tuberculosis.

Selain bakteri, infeksi juga bisa terjadi akibat virus yang menyerang saluran pernapasan, khususnya paru-paru.

Jenis virus yang menyebabkan infeksi paru-paru ialah virus influenza, virus Corona, enterovirus, dan respiratory syncytial virus (RSV).

Penyebab lain yang kerap menimbulkan infeksi paru-paru ialah jamur. Meski lebih jarang terjadi, jamur juga bisa menginfeksi paru-paru.

Jamur jenis Aspergillus, Cryptococcus, Pneumocytis, dan Histoplasma capsulatum kerap menjadi penyebab infeksi paru-paru.

Berdasarkan artikel pada Healthline, infeksi paru-aru memiliki beberapa gejala seperti batuk dengan lendir kental atau berdahak.

Lendir tersebut berasal dari peradangan pada saluran pernapasan. Bahkan, beberapa kasus infeksi paru-paru menghasilkan lendir dan darah.

Selain itu, gejala lain yang ditimbulkan infeksi paru-paru ialah nyeri dada yang menusuk, terutama saat batuk dan menarik napas.

Gejala infeksi paru-paru lainnya ialah demam. Pada kasus yang buruk, demam tinggi bisa diikuti dengan gejala lain seperti berkeringat, panas dingin, ngyeri otot, dehidrasi, sakit kepala, dan fisik lemah.

Orang yang mengidap infeksi paru-paru bisa juga merasakan rasa sakit pada bagian tubuh tertentu seperti otot dan punggung.

Infeksi paru-paru biasanya juga menunjukkan gejala seperti flu, yaitu hidung berlendir diikuti dengan bersin.

Indikasi infeksi paru-paru lainnya ialah sesak napas. Sebab, infeksi terjadi pada saluran pernapasan sehingga mengakibatkan seseorang sulit bernapas.

Umumnya, orang yang mengalami infeksi paru-paru juga mudah merasa lelah saat beraktivitas.

Mengi atau kesulitan mengeluarkan napas juga menjadi salah satu gejala infeksi paru-paru karena saluran udara yang mengalami penyempitan atau peradangan.

Infeksi paru-paru juga bisa mengakibatkan kulit dan kuku seseorang membiru karena kurangnya oksigen dalam tubuh.

Paru-paru yang terinfeksi juga kerap menimbulkan suara berderak saat seseorang menarik napas. (mcr9/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Dea Hardianingsih

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler