Kepada Sandiaga, Putra Siregar Buka-bukaan soal Bisnisnya

Rabu, 19 Agustus 2020 – 20:51 WIB
Putra Siregar. Foto: tangkapan layar YouTube/Sandiunotv

jpnn.com, JAKARTA - YouTuber Putra Siregar tengah menjadi perbincangan di media sosial karena tersandung masalah hukum kepabeanan.

Ia diduga menjual gawai ilegal karena tanpa melalui proses kepabean sehingga dianggap merugikan negara Rp26 juta.

BACA JUGA: Punya Mobil Mewah, Tetapi Putra Siregar Tidak Bisa Kendarainya

Meski begitu, pemilik PStore ini tetap bersyukur atas apa yang menimpanya. Sebab, masalah tersebut justru membuat bisnisnya meroket.

Hal itu diungkapkan Putra Siregar, kepada Sandiaga Uno, dalam program Open for Business yang tayang di kanal YouTube Sandiunotv.

BACA JUGA: Pernah Bermasalah dengan Hukum, Putra Siregar Kurban Ratusan Sapi dan Kambing

“Hikmahnya untuk saya pribadi, saya tidak kufur nikmat. Ketika Allah kasih harta, Allah bisa ambil kapan saja. Akhirnya saya memperbaiki diri,” katanya, baru-baru ini.

Pria asal Medan ini kemudian bercerita awal dirinya berbisnis. Ia mengaku memulai bisnisnya dengan menjual ponsel bekas.

BACA JUGA: Akui Pernah Bermasalah dengan Hukum, Putra Siregar: Saya Bukan Pembunuh

“Saya dulu jualan handphone bekas di kios dengan ukuran 2x2 meter di Condet,” ujar Putra.

Ia mengatakan bahwa dirinya memulai usaha karena terinspirasi dari Atta Halilintar. Dengan modal sendiri, Putra pun ke Jakarta menjalani bisnis jual beli gawai.

Salah satu keberhasilannya lantaran banyak dibantu selegram, artis dan youtuber. Ditambah lagi, dirinya juga terjun ke media sosial.

Selain itu, Putra megaku trik bisnis yang dilakukan, yakni dengan memberi banyak hadiah atau give away kepada konsumen, mulai hadiah handphone sampai mobil.

Belakangan, Putra terus melebarkan sayap bisnisnya dengan menjual alat elektronik lain, seperti laptop, televisi, PS, dan dokter PStore, yakni wadah untuk memperbaiki handphone, dan assesoris gadget.

Penghasilan besar yang didapat, tidak membuat Putra besar kepala. Ia justru makin giat melakukan aksi sosial. Salah satunya melakukan penggalangan dana yang berhasil mengumpulkan Rp3 miliar dalam 3 hari. Dana itu kemudian dibelikan APD untuk diberikan kepada tenaga medis.

‘’Saya sempat bikin APD, tetapi ternyata rakyat lebih membutuhkan sembako. Jadi saya beli sembako untuk dibagikan,’’ ujarnya.

Putra juga membeli 407 hewan untuk dikurbankan dan namanya tercatat dalam MURI.

Sandiaga yang mendengar penuturan Putra, bertanya apa keinginan yang ingin diwujudkan Putra?

Dia pun mengaku ingin membangun pesantren, sekolah dan masjid sebagai bekal akhiratnya.

“Kegiatan spiritual itu kebutuhan. Hati kita milik Tuhan, kalau kita mendekatkan diri kepada Tuhan hati kita lapang,” pungkasnya. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler