Keracunan, Cicit Soeharto Batal Sehat

Sabtu, 09 April 2011 – 08:47 WIB

JAKARTA – Penyidik Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya harus kembali bersabar untuk memeriksa Putri Aryanti HaryowibowoRS Polri Kramat Jati mencabut keterangan bahwa cicit mantan Presiden Soeharto yang tersandung perkara narkoba itu sehat

BACA JUGA: Sipir Lapas Jadi Kurir Narkoba

Putri kini dinyatakan kembali sakit.

Surat keterangan atau rekomendasi sehat untuk Putri sebenarnya sudah diteken pihak RS Polri Kramat Jati pada Kamis pagi (7/4)
Surat tersebut sekaligus menjadi lampu hijau bagi penyidik untuk kembali memeriksa tersangka pengguna sabu-sabu itu

BACA JUGA: Psikologis Sex Rahmat Icha Sulistyo Berubah-ubah

Namun, setelah makan siang pada hari yang sama, putri Ari Sigit tersebut mendadak muntah-muntah.

Sejak kejadian itu, surat rekomendasi sehat yang sudah diteken tersebut akhirnya ditarik
RS Polri Kramat Jati batal menyerahkan kembali Putri kepada penyidik Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya

BACA JUGA: Penghulu yang Nikahkan Rahmat-Umar Diperiksa

Putri wajib menjalani perawatan lagi hingga dinyatakan pulih kembali.

Pihak rumah sakit menduga, Putri muntah-muntah karena keracunan makananMenurut beberapa keterangan di rumah sakit, sebelum muntah-muntah, Putri mengonsumsi asinan yang dibawa pembesuk

Kabid Pelayanan Kedokteran RS Polri Kramat Jati Kombespol dr Ibnu Hadjar menyatakan, pihaknya cukup intensif memantau makanan yang disuguhkan kepada pasienRumah sakit, kata dia, tidak bisa memantau satu per satu makanan yang dibawa penjenguk untuk pasien.

Perwira dengan tiga melati di pundak itu menjelaskan, diduga penyebab muntah-muntahnya Putri bukan makanan yang diberikan rumah sakitSangat mungkin kondisi Putri masih belum kuat mengonsumsi asinan yang cenderung pedas’’Kami tidak berani gegabah dalam mengembalikan Putri,’’ tegas Ibnu kemarin (8/4).

Setelah Putri muntah-muntah, tim dokter langsung kembali memeriksaIbnu menjelaskan, dokter spesialis penyakit dalam langsung mengevaluasi Putri’’Hasil sementara, kondisi kesehatan fisik tidak mengalami gangguan,’’ ujar dokter alumnus FK Unair tersebut.

Setelah menyatakan kondisi fisik tidak terganggu, tim dokter memperkirakan Putri masih mengalami gangguan psikis’’Bisa jadi dia masih stresKondisi psikis orang kan sulit diprediksi,’’ ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, rumah sakit langsung menetapkan Putri untuk menjalani terapi pemulihan intensifIbnu menegaskan, secara keseluruhan kondisi kesehatan Putri masih wajar.

Keputusan menangguhkan kembali Putri untuk dirawat di Ruang Cenderawasih itu diambil RS Polri Kramat Jati untuk menepis pandangan negatifPerwira yang pernah bertugas di Polrestabes Surabaya itu memaparkan, RS Polri Kramat Jati tidak bisa asal melepas pasien yang masih sakit’’Nanti kami dicap jelek karena merawat pasien setengah-setengah,’’ tegasnya.

Dengan alasan tersebut, RS Polri Kramat Jati menyangkal pihaknya mengulur-ulur waktu dalam merawat PutriSejak ditangkap pada Jumat 18 Maret lalu, Putri praktis hanya mendekam di penjara selama lima hariSejak Rabu 23 Maret lalu, cucu Sigit Haryoyudanto Soeharto (anak kedua Soeharto) itu dibantarkan untuk dirawatSaat itu, kepada penyidik, Putri mengeluh mual, panas dalam, demam, dan radang tenggorokan.

Jajaran Polda Metro Jaya tetap akan melanjutkan pemeriksaan jika Putri sudah dinyatakan pulih dan boleh dijemput penyidikSaat ditangkap, Putri tepergok sedang asyik mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu bersama anggota Mabes Polri berinisial AKBP ESSelain itu, pengedar narkoba berinisial GN ditangkap di TKPPolisi juga mengamankan barang bukti 0,8 gram sabu-sabu(wan/c5/agm)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penghasilan Rp70 Ribu, Sebagian untuk Nyabu


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler