Keren! TNI Siapkan Pemuda di Wilayah Perbatasan untuk Jadi Prajurit

Selasa, 29 Juni 2021 – 20:41 WIB
Satgas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti saat melatih dan memberi pembinaan kepada para pemuda di perbatasan untuk masuk TNI AD. (ANTARA/HO-Satgas Pamtas)

jpnn.com, ENTIKONG - Kegiatan Satuan Tugas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti di sela-sela tugas menjaga kedaulatan NKRI di perbatasan Indonesia-Malaysia, patut diacungi jempol.

Mereka ternyata juga membantu menyiapkan para pemuda di wilayah perbatasan untuk menjadi prajurit TNI Angkatan Darat.

BACA JUGA: Pemerintah Berencana Terapkan PPKM Darurat, Bentuknya Seperti Apa ya?

Para prajurit TNI yang bertugas memberikan pelatihan dan pembinaan kepada para pemuda yang ingin mengabdi sebagai tentara.

"Jadi para pemuda perbatasan yang telah menamatkan pendidikan sekolahnya dan ingin menjadi prajurit TNI AD, kami latih dan diberikan pembinaan, baik untuk persiapan fisik, mental maupun kesehatannya," ujar Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonif Mekanis 643/Wns Letkol (Inf) Hendro Wicaksono di Entikong, Selasa (29/6).

BACA JUGA: Syamsurizal Setuju KASN Dihapus, Begini Alasannya

Dia menjelaskan, pembinaan dan pelatihan itu adalah wujud implementasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di daerah penugasan dan mendukung program TNI dalam menyiapkan putra-putri perbatasan dalam mengikuti seleksi menjadi prajurit TNI.

"Dan hal itu juga kami lakukan berupa pembinaan dan pelatihan kepada para pemuda di Dusun Panga, Desa Semanget, Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau," katanya.

BACA JUGA: COVID-19 Mengganas, DPRD Minta Penyuplai Oksigen Prioritaskan RSUD Solo

Menurutnya, kegiatan itu bertujuan untuk memberikan gambaran dan memiliki bekal serta kesiapan dalam mengikuti serangkaian tes nantinya.

Di tempat terpisah, Danpos Panga Letda (Inf) Yopy Prasetyo menjelaskan, pembinaan yang diberikan kepada para pemuda perbatasan itu meliputi kesegaran jasmani A dan B (lari 12 menit, pull up, sit up, push up, lunges, shuttle run).

"Kami juga melaksanakan pengecekan administrasi, kesehatan awal serta memberikan materi tes psikologi."

"Latihan ini rutin kami berikan tiga kali dalam seminggu disertai motivasi dan selalu kami tanamkan agar membakar semangat berlatih dalam berjuang menggapai impiannya," katanya.

Satgas Pamtas juga melaksanakan pembinaan dan pelatihan agar pemuda perbatasan siap dalam menjalani rangkaian tes dengan harapan bisa lulus menjadi seorang prajurit TNI.

"Sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami bisa berhasil membina pemuda perbatasan menjadi prajurit TNI yang kelak menjadi generasi penerus kami," ujarnya.

Sementara itu, Jekson salah satu pemuda yang mengikuti pelatihan dan pembinaan mengatakan sangat senang dilatih dan dibina oleh anggota Pos Panga, sehingga bertambah semangat dan siap pada saat mengikuti tes masuk TNI nantinya.(Antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler