Kericuhan Warnai Rapat Harian PDP

Dipicu Isu Pemecatan Roy BB Janis

Minggu, 10 Mei 2009 – 19:07 WIB

 JAKARTA - Sudah perolehan suaranya di Pemilu legislatif tak seberapa, tapi masih harus ribut pulaItulah yang dialami Partai Demokrasi Pembaruan

BACA JUGA: PDP Anggap Koalisi Hanya Bagi-bagi Uang

Sampai-sampai, rapat pengurus partai sempalan PDIP yang gagal menempatkan wakilnya di Senayan ini harus diwarnai kericuhan.

Kericuhan itu terjadi dalam rapat harian PDP yang berlangsung Minggu (10/5), di Sekretariat PDP, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan
Pemicunya, karena rapat internal itu disebut-sebut akan melengserkan Roy BB Janis dari Ketua Pelaksana Harian Pimpinan Kolektif Nasional (PKN) PDP

BACA JUGA: DPR Minta Kejagung Awasi Kejati Sumut

Setelah itu, sekitar pukul 14.00 PDP akan menggelar jumpa pers.
 
Jelang rapat dimulai, pukul 12.45, Roy BB Janis datang dan langsung masuk ke ruang rapat tanpa mau memberikan keterangan sedikitpun kepada pers terkait dengan kabar pemecatan dirinya dari jajaran kepemimpinan PDP.
 
Sekitar pukul 14.00 wib, para wartawan berupaya masuk ke ruang rapat, namun dihadang pihak keamanan setempat
"Rencananya Koordinator PKN PDP, Pak Laksamana Sukardi akan melakukan keterangan persnya terkait perombakan pengurus DPP PDP," ujar keamanan.
 
Dari ruang rapat sendiri, secara samar-samar memang terdengar ada keributan soal pesan singkat (sms) yang diterima para pimpinan dan kader PDP tersebut

BACA JUGA: Damai dalam Diri

Namun, tidak diketahui isi SMS tersebut.
 
Konferensi pers yang semula akan dilakukan tepat pukul 14.00 WIB, akhirnya baru mereka gelar sekitar pukul 15.00 WibSementara materi jumpa pers sama sekali tidak menyinggung soal nasib Roy BB Janis.
 
Pimpinan Kolektif Nasional (PKN) Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Laksamana Sukardi menyatakan hingga saat ini PDP belum bersikap untuk berkoalisi dengan calon presiden periode 2009-2014PDP akan memutuskan koalisi secara resmi setelah pasangan capres-cawapres 2009-2014 resmi diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
 
Beberapa wartawan yang mendesak apa penyebab kericuhan di ruang rapat, Laksamana Sukardi sama sekali tidak mau memberikan keterangan(fas/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Buka Pendaftaran Gugatan, MK Bentuk Gugus Tugas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler