Warga Australia Stephen Callaghan memiliki ide unik untuk menyindir perilaku para politisi negara itu yang membebani keuangan negara untuk keperluan pribadi mereka. Callaghan memulai kampanye crowdfunding yang ditujukan bagi politisi agar bersedia membantunya membayar liburan keluarga.

Tindakan Callaghan ini ia lakukan karena kesal terhadap sejumlah politisi Australia yang ketahuan membebani kas negara untuk biaya liburan keluarga para politisi itu.

BACA JUGA: Ketua DPR Australia yang Baru Janji Bersikap Lebih Independen

Callaghan yang berasal dari kota Blue Haven di New South Wales, meluncurkan kampanye bernama Please Pay For My Kids' Holiday.

Menurutnya hal ini ia lakukan setelah mengetahui bahwa keluarga Menteri Pendidikan Christopher Pyne, keluarga Menteri Bendahara Negara Joe Hockey dan keluarga ketua faksi oposisi Tony Burke, semuanya pernah melakukan perjalanan yang dibiayai negara.

BACA JUGA: Inilah Cara Mahal Memanjakan Hewan Peliharaan

"Saya kesal kepada para politisi yang menganggap wajar jika rakyat harus menanggung biaya liburan anak-anak mereka dalam penerbangan di kelas bisnis," kata Callaghan kepada ABC.

"Ternyata banyak di antara anda (politisi) yang menggunakan uang rakyat untuk membawa anak-anak anda liburan," demikian tulis Callaghan dalam website untuk crowdfunding tersebut.

BACA JUGA: Satu Lagi Menteri Abbott Dipertanyakan Penggunaan Anggaran Perjalanan Dinasnya

"Saya menghargai jika anda bisa menyumbang kampanye saya ini, sehingga anak-anak saya juga bisa pergi liburan," tambahnya.

Callaghan menjelaskan bahwa keluarganya sebenarnya sudah lama ingin liburan ke Uluru di Australia Tengah.

"Anak-anak saya umur 8, 9 dan 12 tahun... kami juga ingin melihat Uluru," katanya.

Ia menambahkan, dana yang ia harapkan sekitar 5 ribu dolar, yang akan dipergunakan untuk biaya liburan ke Uluru dan sebagian disumbangkan ke badan amal.

Namun sejauh ini, ia baru berhasil mengumpulkan 55 dolar yang menurut Callaghan, disumbang oleh seorang kenalannya.

Callaghan mengaku telah menghubungi seluruh politisi yang ia dapatkan email, serta akun media sosialnya.

"Adam Bandt, misalnya, ia memposting boarding pass untuk bayinya, dan menyebut inilai penerbangan pertama anaknya itu," kata Callaghan tentang anggota DPR dari Partai Hijau.

"Saya tanya ke Adam, siapa yang membayarkan tiket itu? Tapi ia justru menghapus postingan saya itu," jelasnya.

 

Sementara itu, sorotan terhadap politisi Australia yang mengklaim biaya perjalanan pribadi mereka ke kas negara semakin marak.

Menteri Joe Hockey menjadi pejabat berikutnya yang disoroti dalam kasus ini. Ia dituding menghabiskan anggaran sebesar 8000 dolar untuk membiayai tiket pesawat keluarganya ke Perth. 

Selain itu, Menteri Pendidikan Christopher Pyne juga disoroti karena meminta penggantian uang 5 ribu dolar untuk biaya dirinya bersama tiga anggota keluarganya ke Sydney di tahun 2009 silam.

Sebelumnya, ketua faksi oposisi di DPR Tony Burke juga dikecam karena di satu sisi mengkritik ulah mantan ketua DPR Bronwyn Bishop terkait biaya sewa helikopter, namun di sisi lain Burke juga membebani kas negara 12 ribu dolar untuk biaya keluarganya ke Uluru di tahun 2012.

Akibat sorotan ini, Bishop telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua DPR Australia pekan lalu.

BACA ARTIKEL LAINNYA... Serangan Ransomware di Australia Makin Ganas dan Tidak Bisa Dipecahkan

Berita Terkait